32 Ayat Alkitab Tentang Disiplin dalam Kehidupan Umat Kristiani

Ayat Alkitab tentang Disiplin dalam Kehidupan terbaru 2022 – Disiplin sangat penting untuk mendidik seseorang di dalam kebenaran. Biasanya ungkapan disiplin ini diterapkan dalam lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja dan tempat umum. Dimana mana sebenarnya ada aturan aturan yang perlu kita ketahui dan lakukan. Selain itu, banyak ayat Alkitab juga menyebutkan tentang disiplin diri dan rohani mencangkup semua bidang kehidupan kita.

Dalam beberapa situasi disiplin bisa sangat diperlukan. Jika tidak ada disiplin, hasilnya tidak akan baik. Kesan yang ditimbulkan adalah tidak teratur, tidak sesuai, menyimpang atau tidak tepat waktu. Disiplin dari Allah pun diberikan untuk membuat hamba hamba Nya tidak menyimpang, disiplin ini juga merupakan bukti kasih Allah.

Dari dulu hingga sekarang Allah tidak pernah berubah, Ia ingin umatnya menjadi orang yang disiplin dan taat. Darimana kita tahu? Untuk tahu jawabannya, cobalah untuk simak apa yang Firman Tuhan katakan pada ayat Alkitab dibawah ini.

Baca juga: 23 Ayat Alkitab Tentang Membuat Keputusan yang Bijaksana

Daftar Ayat Alkitab Tentang Disiplin dalam hidup

ilustrasi Alkitab membahas disiplin
ilustrasi Alkitab membahas disiplin, sumber gambar: pexels.com

Dalam beberapa kondisi, sifat disiplin memang bisa sangat dibutuhkan. Jika tidak ada, maka hasilnya pun kurang baik bahkan bisa berakibat negatif pada sekitar. Sebenarnya hal ini pun telah dijelaskan di ayat Alkitab tentang disiplin dalam kehidupan berikut ini.

1. Efesus 4:14

Ayat 14 : “sehingga kita bukan lagi anak-anak. yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,”

Dunia dewasa ini cenderung berubah ubah, hal ini menunjukkan bahwa pandangan manusia juga selalu berubah. Begitu pula dengan hal mendisiplin yang mencerminkan adanya perubahan dalam masyarakat. Sesuai dengan ayat ini, bahwa manusia akan diombang ambingkan dengan setiap pengajaran oleh manusia itu sendiri. Hanya Alkitab lah penyedia nasehat yang bisa diandalkan.

2. 2 Timotius 3:16

Ayat 16 : “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran”

Alkitab adalah buku pemberian dari Allah yang memiliki manfaat yang besar untuk siapa saja yang dengan rendah hati mau membacanya. Didalamnya berisi pengajaran dan hikmat yang bisa mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan serta mendidik seseorang di dalam kebenaran.

3. Amsal 13:24

Ayat 24 : “Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya, tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.”

Dalam kehidupan keluarga, orang tua pasti akan mengajar anak anak mereka, tidak ada disiplin yang menyenangkan bahkan perlu ketegasan dalam menjalankannya.

Orang tua yang mengasihi anaknya pasti akan melakukannya demi kebaikan sang anak untuk bisa hidup dengan baik, sebaliknya orang tua yang tidak mendisiplin anaknya adalah orang tua yang tidak peduli.

4. Galatia 6:7

Ayat 7 : “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Ayat ini membicarakan tentang sebab dan akibat jika kita bertindak dengan tidak dipikir, dengan berupaya disiplin kita bisa mendapatkan hasil yang baik. Namun, apabila kita tidak disiplin, tentu ada hal hal yang akan berdampak buruk bagi kita. Sebagaimana apa yang ditabur orang, itulah juga yang akan dituainya. Jadi penting mengingat akibatnya jika tidak disiplin.

5. Kolose 3:20

Ayat 20 : “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.”

Salah satu prinsip dalam Alkitab untuk anak anak adalah menaati orang tua mereka, ini adalah perintah dari TUHAN untuk anak anak lakukan. Hal ini penting untuk mendisiplin anak supaya punya masa depan yang cerah dan taat terhadap orang tua, TUHAN memberikan perintah ini supaya anak anak bisa diperkenan dan mendapatkan hasil yang baik jika mereka disiplin.

6. Yeremia 30:11

Ayat 11 : “Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah.”

Dalam ayat ini, Allah memberikan teladan untuk para orang tua ikuti. Sifat itu haruslah berdasarkan kasih, tidak berubah ubah dan masuk akal. Masuk akal yang dimaksud adalah memberikan perintah atau nasehat yang sesuai dan dalam taraf yang patut.

7. Amsal 23:13

Ayat 13 : “Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan.”

Seorang anak bisa saja sejak kecil memiliki sifat yang penuh perhatian dan baik, namun orang tua perlu ingat bahwa ini bukan berarti mereka tidak akan melakukan hal hal bodoh. Meskipun demikian anak perlu disiplin, maka nasehat ini berlaku untuk semua orang tua untuk jangan menahan disiplin dari seorang anak mereka.

8. Ibrani 12:11

Ayat 11 : “Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.”

Orang tua terkadang memiliki ketakutan saat akan mendisiplin anak mereka karena takut sang anak akan membenci mereka. Namun, apabila disiplin diberikan dengan cara yang pengasih, anak anak bisa belajar untuk menerima nasehat dengan rendah hati. Karena sifat ini bisa berguna pada saat mereka dewasa nanti.

9. Amsal 29:21

Ayat 21 : “Siapa memanjakan hambanya sejak muda, akhirnya menjadikan dia keras kepala.”

Orang tua yang bersikap serba boleh kepada anak anak mereka bisa berdampak buruk. Mengapa? Anak anak nantinya akan hampir tidak merasakan bahwa orang tua memiliki wewenang.

Jika Anda sebagai orang tua yang tidak menunjukkan wewenang tersebut, anak bisa jadi berpikir bahwa dia memiliki kuasa dan akibatnya anak bisa membuat keputusan yang salah hingga dia menjadi seorang yang keras kepala.

10. Roma 12:3

Ayat 3 : “Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan, tetapi akar orang benar tidak akan goncang.”

Orang tua kristen yang berusaha mendidik anak anak mereka di dalam kebenaran adalah antara dua orang pria dan wanita yang menikah dan tinggal bersama, tidak satupun dari mereka yang meninggalkan rumah.

Hubungan dengan pasangan suami dan istri adalah yang terpenting untuk memperlihatkan peran sebagai orang tua, anak juga tidak akan berpikir bahwa dirinya lebih tinggi dari yang semestinya.

Baca juga: 35 Ayat Alkitab Tentang Pergaulan Sehat dan Baik

11. Amsal 3

“Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.”

12. Amsal 29:15

“Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.”

13. Amsal 29:17

“Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.”

14. Amsal 22:6

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

15. 1 Korintus 9:25-27

“Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”

16. Amsal 22:17-19

“Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku. Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu. Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.”

17. Amsal 13:1

“Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan.”

18. Amsal 13:13

“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”

19. Amsal 12:1

“Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.”

20. Amsal 10:17

“Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.”

Baca juga: 23 Ayat Alkitab Tentang Sopan Santun dalam Kristen

21. Wahyu 3:19

“Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!”

22. Titus 1:7-8

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah, melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri.”

23. 2 Korintus 7:9-11

“Namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikitpun tidak dirugikan oleh karena kami. Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu.”

24. Ulangan 8:5-6

“Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya. Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.”

25. Ayub 5:17-18

“Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula.”

26. 2 Timotius 1:7

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”

27. Efesus 6:4

“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

28. Mazmur 119:105

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”

29. Yesaya 26:16

“Ya Tuhan, dalam kesesakan mereka mencari Engkau; ketika hajaran-Mu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa.”

30. Mazmur 94:12-14

“Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu, untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik. Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;”

31. Ibrani 12:5-9

“Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup? Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.”

32. Efesus 6:1-9

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.”

Baca Juga :


Uraian diatas adalah daftar ayat Alkitab tentang disiplin, jadikan ini sebagai renungan harian Anda untuk mengingat orang orang seperti apa yang Allah kehendaki.

Kita juga jadi tahu bahwa disiplin bukan hanya untuk anak anak, tapi harus ada dalam diri remaja, orang dewasa, orang tua dan tidak terkecuali siapa pun itu. Meskipun kita adalah manusia yang tidak sempurna, jika kita berupaya menjadi orang yang disiplin, Allah akan senang.

Irwin Day

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

error: Konten dilindungi !!