5 Ayat Alkitab Tentang Homoseksual Beserta Maknanya

Ayat Alkitab Tentang Homoseksual – Homoseksual merupakan kebalikan dari heteroseksual, di mana heteroseksual menjelaskan ketertarikan seksual terhadap lawan jenis. Dari sini kita tahu bahwa homoseksual berarti seseorang tertarik dengan jenis kelamin yang sama.

Seiring berjalannya kehidupan, mungkin kita tahu bahwa homoseksual sering mendapatkan penghakiman dari banyak orang sebagai kondisi seseorang yang aneh dan tidak wajar.

Di zaman yang lebih modern, sudah banyak komunitas atau bahkan negara yang memberikan hak kepada masyarakat untuk terbuka dengan orientasi seksual. Bagaimana kita tahu bahwa perayaan dan legalitas perkawinan sejenis semakin diperjuangkan.

Namun, bagaimana kehendak Allah sesungguhnya atas konsep dan kenyataan homoseksual? Tentu, kita harus mengulik dan memahami firmanNya secara lebih lagi untuk menemukan jawabannya.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Fanatisme

Ayat Alkitab Tentang Homoseksual

ilustrasi bendera homoseksual
ilustrasi bendera homoseksual, sumber gambar: pexels.com

Meskipun ada banyak negara mengatur hukumnya sendiri seputar legalitas homoseksual, kita perlu tahu lebih lanjut apa kata Alkitab. Berikut beberapa ayat yang menggambarkan atau menjelaskan pesan Allah dalam konteks homoseksual.

1. Ibrani 13:4

“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.” (Ibrani 13:4)

Allah memang memiliki kuasa untuk menghapuskan ketertarikan terhadap manusia berjenis kelamin sama, namun Ia memutuskan untuk tidak melakukannya. Meskipun begitu, keadaan ini belum tentu benar di hadapanNya.

Setiap umat Kristen diminta untuk menghormati adanya perkawinan yang sudah mencakup hubungan seks antara laki-laki dan perempuan. Hubungan seksual yang dilakukan oleh sesama jenis atau lebih dari satu suami/istri hanya mencemarkan hal-hal yang dipandang kudus oleh Kristus.

2. Markus 10:6-8

“Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.” (Markus 10:6-8)

Ayat tersebut menyatakan secara eksplisit bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan. Jika keduanya melakukan hubungan seksual, maka Ia juga menghendaki terjadinya pernikahan kudus. Perlu diingat bahwa kekudusan di hadapan Allah terjadi jika mereka adalah sepasang berbeda jenis kelamin.

3. Imamat 20:13

“Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” (Imamat 20:13)

Hubungan yang kudus telah kita tahu berasal dari Tuhan. Di samping itu, Allah menciptakan ketertarikan seksual berdasarkan dua pribadi laki-laki dan perempuan. Dari kutipan ayat tersebut, kita tahu sekarang bahwa hubungan sesama jenis hanya membawa manusia kepada hukuman mati atas kekejian.

4. Roma 1:26-27

  • “Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.” (Roma 1:26)
  • “Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” (Roma 1:27)

Ayat-ayat di atas ingin menunjukkan bahwa manusia bisa jatuh ke dalam hubungan sesama jenis ketika tidak mau menerima kebenaran firmanNya sekaligus menyerahkan diri untuk jatuh ke dalam dosa. Penyebab kedua yang menyertainya adalah penyembahan kepada ilah-ilah lainnya.

5. Galatia 5:16, 18, 24

  • “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Galatia 5:16)
  • “Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.” (Galatia 5:18)
  • “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” (Galatia 5:24)

Sama seperti Sodom dan Gomora yang melakukan dosa seksual tidak wajar, bisa jadi Tuhan memusnahkan dunia penuh dosa. Tetapi, kasihNya yang nyata mau mengizinkan kita tetap hidup walaupun masih banyak berbuat dosa.


Setelah Anda membaca ayat alkitab tentang homoseksual beserta maknanya di atas, jadikan hal itu sebagai pelajaran. Dari situlah, setidaknya umat Kristiani mengetahui apa arti dibalik istilah tersebut yakni hubungan dua orang dengan jenis kelamin serupa.

Meskipun kini zaman sudah modern, namun bukan berarti Anda akan melalaikan larangan Tuhan mengenai hubungan homoseksual tersebut. Tetap jadikan alkitab sebagai pedoman hidup sekalipun dalam urusan paling sederhana agar Tuhan senantiasa mengiringi hambaNya kemanapun pergi.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!