13 Ayat Alkitab Tentang Kebanggaan yang Patut Diteladani

Kristenly.com – Dalam hidup ini yang sudah biasa dijalani oleh orang-orang, tentu ada banyak perbedaan bisa dijumpai mulai dari kepandaian, sifat, bentuk fisik, bakat hingga kekayaan materiil. Hal ini memang membuat beberapa diantaranya merasa bangga atas capaiannya karena telah berbeda dengan lainnya.

Namun justru diantaranya juga menimbulkan perasaan bangga terlalu berlebihan hingga mendekati sombong. Adanya perbedaan tersebut akhirnya membuat mereka merasa dirinya bisa lebih baik mulai dari kuantitas maupun kualitas, sayangnya perasaan seperti ini jarang sekali disadari olehnya.

Dalam kehidupan ini memang ada kalanya Anda bisa merasakan bangga atas semua yang sudah berhasil diraih. Perasaan sama tentu juga dirasakan oleh orang-orang terdekat mulai dari pasangan, keluarga hingga teman dekat, namun sayangnya kebanggaan ini membuatnya merasa sombong.

Sifat sombong sebenarnya tidak disukai oleh banyak orang secara umum. Jika Anda benar-benar sedang merasakan bangga dengan diri sendiri, maka hal ini sebenarnya telah dijelaskan dalam ayat Alkitab tentang kebanggaan. Penting untuk memahami ayat-ayat ini agar tidak berlebihan.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Bahagia

Ayat Alkitab Tentang Kebanggaan

ilustrasi alkitab membahas kebanggaan
ilustrasi alkitab membahas kebanggaan, sumber gambar: pixabay.com

Dengan berlandaskan ayat Alkitab, diharapkan seseorang mampu mengontrol rasa bangganya agar tidak mendekati rasa sombong. Memang menyenangkan rasanya ketika dikagumi oleh banyak orang namun jangan sampai merasa diri ini lebih baik dari mereka.

Bagi Anda yang sedang berada di masa puncak keberhasilan dan kesuksesan, jangan lupa untuk memahami dan mencermati dalam ayat Alkitab tentang kebanggaan.

Yakobus 1:9-10

Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi, dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.

Markus 7:20-23

Kata-Nya lagi: ”Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Daniel 4:37

Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.

Amsal 8:13

Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

Amsal 29:23

Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.

Amsal 18:12

Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.

Amsal 11:2

Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.

2 Korintus 10:17-18

”Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

1 Yohanes 2:16

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

1 Timotius 6:17

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.

1 Samuel 16:7

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: ”Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

1 Korintus 13:3

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

1 Korintus 1:28-29

Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Baca juga:


Itulah tadi beberapa ayat Alkitab tentang kebanggaan yang penting untuk Anda baca sekaligus maknai apa saja arti di baliknya, mengingat bahwa seringkali orang-orang merasa sangat bangga atas pencapaiannya tersendiri. Tentu saja ketika hal ini dirasa berlebihan akan mendekati rasa sombong.

Dengan adanya sifat sombong yang dimiliki tentu membuat seseorang akhirnya kurang disukai oleh lingkungan di sekitarnya. Maka dari itu, jika Anda memang benar-benar bangga atas pencapaian saat ini, jangan pernah melebih-lebihkannya karena hanya akan membuat kesombongan dalam diri.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!