76 Ayat Alkitab Tentang Pujian dan Penyembahan Kepada Tuhan Yesus

Kristenly.com – Penyembahan bagi orang percaya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari karena ini menyangkut hubungannya dengan sang Pencipta. Agar lebih memahaminya, simaklah ayat Alkitab tentang penyembahan dan pujian kepada Tuhan bagi orang percaya.

Penyembahan dalam kehidupan yang rohani tidak dapat diartikan sama dengan menyembah yang dilakukan kepada dunia, penyembahan ini bersangkutan dengan hubungan manusia terhadap Allah Sang Maha Kuasa.

Penyembahan dalam hidup rohani haruslah dilakukan dengan pimpinan roh kudus agar berkenan dihadapan Allah, penyembahan yang dilakukan tidak dapat dibatasi oleh waktu seperti halnya dilakukan pada hari minggu dan bisa dilakukan setiap waktu.

Penyembahan yang diberikan kepada Allah tidak boleh semata-mata memenuhi hasrat kepuasan manusia, seperti terlalu fokus dalam mencapai target. Kemudian menyembah ini dilakukan hanya untuk menghadap kepada Allah.

Baca juga: 5 Doa Mohon Kekuatan dari Tuhan Yesus Kristen

Daftar Ayat Alkitab Tentang Penyembahan

ilustrasi Alkitab membahas pujian dan penyembahan
ilustrasi Alkitab membahas pujian dan penyembahan, sumber gambar: unsplash.com

Penyembahan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan, pasalnya kepercayaan ini berkaitan dengan hubungan antara Sang Pencipta. Menyembah di dalam kehidupan rohani pun juga tak dapat Anda samakan seperti di dunia umumnya sehingga harus berpegang teguh pada ayat Alkitab tentang penyembahan di bawah ini:

Yohanes 4:23-24

“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Ayat Alkitab tentang penyembahan ini menjelaskan bahwa penyembah yang menyembah Bapa dalam roh telah melakukan penyembahan terhadap roh dan kebenaran, hal ini juga berhubungan dengan makna kelahiran Tuhan Yesus Kristus jika hal tersebut benar-benar adanya untuk mendapat selamat.

Salah satu makna kelahiran Yesus Kristus yang kini banyak dipercaya oleh para umatNya adalah penyembahannya akan mendatangkan kepada keselamatan, pasalnya menyembah terhadapNya bisa menggenapi kebenaran selama ini di dunia.

Ibrani 13:15

“Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”

Ayat ini menjelaskan bahwa penyembahan syukur kepada Allah dapat dilakukan dengan ucapan untuk memuliakan namaNya, hal seperti ini pun tidak bisa dijalankan secara sembarangan.

Pasalnya persembahan menjadi salah satu bentuk berserah diri kepada Tuhan Yesus sehingga harus melakukannya secara khusyuk dan serius. Selain itu, tidak hanya mempersembahkan terhadap Tuhan namun juga berusaha berubah agar memiliki  sifat layaknya seperti di dalam Alkitab.

Kolose 3:16

“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”

Di dalam Kolose 3:16 menjelaskan bahwa karakter Kristus dan keteladanannya sudah memberikan gambaran kepada kaumNya untuk menjalani kehidupan di hadapan Allah nantinya, penyembahan seperti ini juga dilakukan berdasarkan perasaan mengucap syukur atas segala nikmatNya.

Tidak hanya mengingat atas segala nikmat yang sudah diberikan melainkan juga semua kasih Tuhan kepada manusia berdosa di dunia ini, selain itu juga sebagai ucapan terima kasih lantaran Kristus telah menyelamatkan manusia atas dosa dan berhasil memenangkannya.

Roma 12:1

“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

Ayat Alkitab tentang penyembahan ini menjelaskan bahwa penyembahan yang dilakukan oleh kaum Kristiani lebih menekankan pada persembahan tubuh kepada Allah, hal ini menjadi penyembahan secara sejati dan bersifat ikhlas atas penyerahan diri tersebut.

Persembahan diri seperti ini memiliki arti tersendiri yakni untuk menggunakan tubuh sebagai pemberian dari Allah agar tetap kudus, selain itu juga meyakini bahwa seluruh badan tersebut senantiasa digunakan oleh Tuhan untuk pelayanan di dunia ini.

Mazmur 150:6

“Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!”

Memuji Tuhan sedari awal merupakan tujuan adanya manusia diciptakan. Manusia pada mulanya ada untuk mengapresiasikan hadirat dan kuasa Allah namun akibat jatuh ke dalam dosa peran manusia menjadi rusak, manusia menjadi mementingkan dirinya sendiri daripada kehendak Allah.

Yakobus 5:13

“Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!”

Berdoa sekaligus memberikan pujian merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari penyembahan oleh umat Kristiani, doa sendiri dianggap sebagai sarana untuk menghubungkan Allah dengan manusia.

Sementara melantunkan pujian dapat diibaratkan ketika ingin menyampaikan ucapan syukur kepada Allah atas seluruh nikmat yang telah diberikan selama ini, selain itu juga kasihNya senantiasa diberikan meskipun umatNya penuh dengan kesalahan.

Ibrani 12:28-29

“Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.”

Baca juga: 10 Ayat Alkitab Tentang Harga Mengikut Yesus

Ayat Alkitab Tentang Pujian Syukur Kepada Tuhan

ilustrasi Alkitab membahas pujian syukur pada tuhan
ilustrasi Alkitab membahas pujian syukur pada tuhan, sumber gambar: unsplash.com

Baik dalam Perjanjian Lama maupun Baru, pujian dan penyembahan adalah hal yang wajib dilakukan ketika datang menghadap Tuhan. Tidak ada hal lain yang menyenangkan hatiNya selain dari pujian penyembahan yang benar, bahkan hal ini lebih berharga dibandingkan dengan pengorbanan berupa daging sembelihan.

Dari awal penciptaan, manusia diciptakan dengan salah satu tugas sebagai pemuji dan penyembah Allah. Maka tak heran jika ada banyak ayat Alkitab tentang pujian kepada Tuhan Yesus yang bisa kita jadikan sebagai referensi, seperti ayat-ayat berikut ini.

Matius 4:10

“Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Mazmur 150:1

“Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!”

Wahyu 4:8

“Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”

Wahyu 5:13

“Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: ”Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”

Mazmur 71:8

“Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.”

Mazmur 66:17

“Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.”

Mazmur 145:1

“Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.”

Mazmur 111:10

“Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.”

Kisah Para Rasul 16:25

“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.”

Mazmur 103:1

“Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!”

Baca juga: 6 Ayat Alkitab Tentang Kebangkitan Yesus yang Paling Sejati

Ayat Alkitab Tentang Pujian dan Penyembahan

ilustrasi Alkitab membahas pujian dan penyembahan
ilustrasi Alkitab membahas pujian dan penyembahan, sumber gambar: unsplash.com

Tuhan sangat menyukai pujian dan penyembahan yang kita naikkan, persembahan ini seringkali dinaikkan dan menjadi dupa yang harum bagi mezbah Tuhan. Pujian penyembahan yang tulus dari hati dapat menggugah hati Allah dan seringkali membuat Dia tak segan untuk melimpahkan perkenananNya, hal ini sama seperti yang dialami oleh Daud. Semasa hidupnya, Dia adalah seorang pemuji dan penyembah Tuhan yang sangat dicintaiNya.

Mazmur Daud juga menunjukkan kesukaan Daud untuk menyanyi meninggikan Allah yang Maha Kuasa. Hal ini selain membuat Daud menjadi orang terpilih, juga membuat kehidupan Daud selalu dalam lindungan Tuhan. Ketika kita memuji dan menyembah Allah dalam roh dan kebenaran, maka kita akan dimurnikan pada saat itu juga. Semakin sering kita melakukan hal ini, maka kita akan semakin dekat pada gambaran manusia mula-mula yang segambar dan serupa dengan Allah.

Bermazmur dan memuji Allah juga melatih mulut, pikiran dan hati kita untuk selalu fokus pada Tuhan dan berkata yang benar serta baik. Dalam lidah kita, Tuhan sudah sediakan pujian tersebut. Maka kita harus mempergunakan lidah dengan benar. Jangan sampai lidah kita malah merusak dengan perkataan yang menusuk, tetapi kita harus gunakan lidah untuk memberkati sesama dan juga memuji Tuhan senantiasa.

Habakuk 3:17-18

“Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”

Roma 11:36

“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

Yeremia 29:12

“Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu”

Roma 15:7

“Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.”

Roma 14:11

“Karena ada tertulis: ”Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”

Roma 10:13

“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.”

Mazmur 95:6

“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.”

Yakobus 3:10

“dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.”

Mazmur 9:1

“Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.”

Mazmur 79:9

“Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!”

Mazmur 73:25

“Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.”

Mazmur 71:23

“Bibirku bersorak-sorai sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu, juga jiwaku yang telah Kaubebaskan.”

Mazmur 9:2

“Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib”

Mazmur 63:3-4

“Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu. Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau.”

Mazmur 63:1

“Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda.”

Kisah Para Rasul 2:46-47

“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”

Mazmur 42:8

“Samudera raya berpanggil-panggilan dengan deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung melingkupi aku.”

Mazmur 42:11

“Seperti tikaman maut ke dalam tulangku lawanku mencela aku, sambil berkata kepadaku sepanjang hari: ”Di mana Allahmu?”

Mazmur 34:1

“Dari Daud, pada waktu ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir, lalu pergi.”

Mazmur 31:3

“sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!”

Mazmur 28:7

“Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.”

Mazmur 68:19

“Engkau telah naik ke tempat tinggi, telah membawa tawanan-tawanan; Engkau telah menerima persembahan-persembahan di antara manusia, bahkan dari pemberontak-pemberontak untuk diam di sana, ya Tuhan Allah.”

Mazmur 24:10

”Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” ”Tuhan semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!” Sela

Mazmur 19:1-2

“Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya”

Mazmur 16:2

“Aku berkata kepada Tuhan: ”Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”

Mazmur 145:3

“Besarlah Tuhan dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.”

Yesaya 12:4

“Pada waktu itu kamu akan berkata: ”Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!”

Mazmur 143:6

“Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela”

Mazmur 13:5-6

“supaya musuhku jangan berkata: ”Aku telah mengalahkan dia,” dan lawan-lawanku bersorak-sorak, apabila aku goyah. Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk Tuhan, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.”

Baca juga: 18 Puisi untuk Tuhan Yesus Kristus yang Menyentuh Hati

Mazmur 119:7

“Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.”

Mazmur 116:1-2

“Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.”

Mazmur 115:1

“Bukan kepada kami, ya Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!”

Mazmur 68:4-5

“Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita. Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah Tuhan; beria-rialah di hadapan-Nya!”

Mazmur 108:5

“sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan.”

Mazmur 108:3

“bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar.”

Mazmur 105:1

“Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!”

Matius 21:9

“Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: ”Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!”

Lukas 2:20

“Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.”

Lukas 2:14

”Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Kisah Para Rasul 2:21

“Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.”

Kisah Para Rasul 13:2

“Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: ”Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”

Keluaran 23:25

“Tetapi kamu harus beribadah kepada Tuhan, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.”

Matius 5:15-16

“Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Yesaya 25:1

“Ya Tuhan, Engkaulah Allahku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu.”

Filipi 4:20

“Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.”

1 Timotius 2:9-10

“Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal, tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.”

Filipi 2:9-10

“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi”

Efesus 3:20-21

“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.”

Daniel 4:37

“Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.”

Daniel 2:23

“Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja.”

Ayub 1:20-21

“Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: ”Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!”

2 Timotius 4:18

“Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.”

2 Samuel 7:22

“Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami.”

1 Timotius 1:17

“Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.”

1 Tawarikh 29:11

“Ya Tuhan, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya Tuhan, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.”

1 Tawarikh 16:34

“Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

1 Samuel 2:2

“Tidak ada yang kudus seperti Tuhan, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.”

1 Korintus 10:31

“Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”

2 Korintus 1:3-4

“Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.”

Baca juga: 10+ Khotbah Kenaikan Yesus Ke Surga Terbaik 2022

Memang benar bahwa tidak semua orang bisa bernyanyi, tetapi semua orang pasti bisa memuji. Tuhan tidak memandang suara kita bagus atau jelek, yang Dia inginkan adalah agar kita memuji Dia dengan kesadaran penuh dan cinta akan keberadaanNya.

Penyembahan harus dilakukan oleh orang percaya dalam kehidupannya, karena orang percaya telah menerima janji Tuhan bagi orang percaya agar senantiasa dekat dengan-Nya. Sehingga akan terwujud penyembahan yang hanya berkenan di hadapan Allah.

Pujian penyembahan bisa mendatangkan berkat, pujian penyembahan juga seringkali bisa mendatangkan mujizat. Selagi Tuhan disenangkan, maka tidak ada hal dalam hidup yang perlu kita takutkan.

Melalui adanya ayat Alkitab tentang pujian dan penyembahan ini, semoga kita semua senantiasa menjadi hamba yang melakukan penyembahan secara tulus. Selain itu, dapat membuat umat mempunyai rasa damai dan penuh ketenangan.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!