15 Ayat Alkitab Tentang Tanggung Jawab Umat Kristen

Ayat Alkitab Tentang Tanggung Jawab terbaru 2022 – Banyak orang kini sudah merasa biasa ketika melalaikan tugas dan kewajibannya, padahal hal tersebut merupakan bagian penting dari tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Lantas apa yang dimaksud dengan istilah tersebut sesuai ayat Alkitab tentang tanggung jawab umat Kristen?

Ayat Alkitab yang menyebutkan mengenai tanggung jawab pun juga harus diamalkan sehingga menjadi dasar untuk melaksanakan perintah tersebut, pandangan ini pun telah sesuai dan selaras dengan prinsip dan hukum dalam Alkitab sehingga hanya perlu menerapkan..

Setiap orang di dunia ini pastinya memiliki tanggung jawab sendiri yang sangat bermacam-macam, misalnya orang tua wajib menjaga dan mendidik anak hingga murid harus belajar rajin tiap harinya. Hal ini sudah menjadi keharusan bagi masing-masing individu.

Dalam seluruh segi kehidupan, memang sebuah tanggung jawab wajib untuk diemban. Hal ini pun mampu meningkatkan kualitas diri bagi setiap orang sehingga penting sekali agar selalu menjaga dalam melaksanakannya secara tepat dan maksimal.

Baca Juga: Renungan Kristen Tentang Tanggung Jawab

Ayat Alkitab tentang Tanggung Jawab

ilustrasi Alkitab membahas tanggung jawab
ilustrasi Alkitab membahas tanggung jawab, sumber gambar: unsplash.com

Demi melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan Tuhan Yesus, berikut ini adalah beberapa ayat Alkitab tentang tanggung jawab umat Kristen yang menjelaskan mengenai hal tersebut. Penting untuk memahaminya agar menjadi dasar sebelum menjalankannya.

1. Galatia 6:4

Ayat 4 : “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. Marilah setiap orang menguji perbuatannya sendiri.”

Dengan memiliki sifat yang bertanggung jawab, hal ini pun mampu menunjukkan bahwa seseorang tidak hanya mementingkan diri sendiri namun mendahulukan kepentingan orang lain sesuai seperti ulasan dalam Galatia 6:4. Orang seperti ini termasuk ke bersifat rendah hati berdasar prinsip Alkitab.

2. Ulangan 11:1

Ayat 1 : “Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.”

Ayat Alkitab tentang tanggung jawab diatas, menjelaskan bahwa Allah memberikan semua umat sebuah kewajiban yakni melayaniNya. Perintah paling utama adalah mengasihi, hal ini menjadi sebuah tindakan agar tetap setia kepadaNya. Tidak lupa juga untuk selalu berpegang teguh dalam ketetapanNya.

3. Amsal 14:23

Ayat 14 : “Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.”

Dalam Amsal 14:23 dijelaskan bahwa jerih payah yang menjelaskan mengenai kerja keras pastinya akan menghasilkan keuntungan. Sebaliknya jika hanya berkata kosong maka justru mendatangkan kekurangan, begitu pula saat semua tanggung jawab wajib untuk diemban maka harus dilakukan semaksimal mungkin.

4. Pengkhotbah 7:12

Ayar 12 : “Karena perlindungan hikmat adalah seperti perlindungan uang. Dan beruntunglah yang mengetahui bahwa hikmat memelihara hidup pemilik-pemiliknya.”

Orang yang berhikmat sudah tentu memiliki tanggung jawab besar, pasalnya hikmat ini membuat mereka senantiasa hidup dalam kemandirian sesuai kehendak Tuhan. Dengan begitu, umat Kristiani anak senantiasa berlindung dari seluruh dampak buruk seperti kelalaian hidup.

5. Pengkhotbah 12:13

Ayat 13 : “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.”

Ayat Alkitab selanjutnya yakni Pengkhotbah 12:13 menjelaskan mengenai hal paling penting dalam surat Pengkhotbah, setiap orang tentu memiliki tanggung jawab guna melayani serta memuji nama Allah dalam kehidupan mereka. Kewajiban inipun mencakup rasa takut akan Allah.

Baca juga: Renungan Rohani Kristen Tentang Kejujuran

6. Efesus 4:24

Ayat 2 : “dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Sementara dalam Efesus 4:24 dijelaskan bahwa manusia baru yang dimaksud bukan selalu manusia secara harfiah. Artinya adalah kepribadian baru telah diciptakan menurut kehendak Allah sehingga bisa menjadi seseorang dengan sifat dan tingkah laku kasar, egois dan juga tidak mampu mengontrol diri.

7. Galatia 6:5

Ayat 5 : “Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.”

Semua orang-orang nantinya harus mempertanggung jawabkan atas apa saja yang sudah dilakukan di dunia ini. Tanggungan ini tentu terasa berat apabila tidak menjalankannya, hal ini telah dijelaskan di dalam ayat Alkitab khususnya Galatia 6:5.

Dalam ulasan Galatia 6:5 memang menyebutkan bahwa tanggung jawab orang-orang harus dilakukan sesuai dengan kemauan mereka sendiri. Dengan begitu, seluruh kewajiban sebenarnya tidak dapat dipaksakan oleh permintaan orang lain sehingga berdasarkan keinginan masing-masing.

8. Lukas 6:38

Ayat 38 : “Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Lukas 6:38 menyebut bahwa ketika seseorang telah dikenal menjadi orang yang bertanggung jawab padaNya dan sesamanya, maka akan mendapatkan banyak manfaat. Pertama adalah kemurahan hati Tuhan serta kebaikan dari orang sekitar.

Dengan mendapat manfaat tersebut, tentunya menjadi keinginan bagi seluruh orang untuk mendapatkannya. Bahkan hal ini pun sebenarnya sudah menjadi keutamaan bagi umat Kristiani agar senantiasa menjalankannya sehingga memperoleh berbagai manfaat.

9. Roma 8:12

Ayat 12 : “Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.”

Ayat Alkitab diatas menjelaskan bahwa kewajiban serta tanggung jawab memang sering didasarkan atas sifat egois kepada diri sendiri, hal ini sebenarnya cukup berbahaya sehingga mengarah pada keridhoan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari seperti ulasan dalam Roma 8:12.

Sifat egois yang ada dalam diri manusia bisa dikatakan sebagai pemicu utama apakah seseorang hendak melakukan suatu kewajiban ataupun tidak, jadi cukup berbahaya jika mereka justru mengabaikannya demi kebahagiaan dunia semata.

10. Amsal 13:4

Ayat 4 : “Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.”

Sementara Amsal 13:4 menyebut bahwa orang-orang yang hanya memiliki keinginan namun malas melakukannya, maka hidupnya akan sia-sia. Namun sebaliknya jika mereka rajin melaksanakannya, maka dijamin mendapatkan rezeki dalam jumlah cukup sesuai janji Tuhan bagi umatNya.

Janji Tuhan tentu tidak pernah salah ketika Anda mempercayaiNya. Begitu pun ketika seseorang pun sebenarnya sudah yakin atas perintah Yesus Kristus namun enggan untuk melakukannya, hal ini dikarenakan atas rasa ragu-ragu yang bisa saja muncul dalam hati seseorang.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Menerima

Sebagai umat Kristiani, sudah menjadi kewajiban untuk selalu berbuat kebaikan terutama menjalankan tanggung jawabnya. Hal ini sudah menjadi ketentuan bagi setiap orang masing-masing tanpa harus menundanya kembali terutama memahami ayat Alkitab tentang tanggung jawab pada diri sendiri, anak laki-laki atau perempuan, dewasa atau remaja, dan tanggung jawab manusia terhadap alam.

Namun bagi seseorang memang terkadang merasa berat untuk melakukan tanggung jawabnya sesuai perintah Tuhan, sebenarnya hal ini memerlukan pengendalian diri masing-masing sehingga tidak dapat dipengaruhi orang lain.

Irwin Day

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

error: Konten dilindungi !!