5+ Bahan Khotbah Ibadah Minggu Kristen yang Menarik 2022

Khotbah Minggu Kristen – Bagi umat Kristiani, khotbah Kristen yang berhasil menyentuh hati menjadi momen ditunggu oleh mereka. Tentu hal ini selalu dinantikan setiap minggunya karena bisa beribadah kepada Tuhan Yesus sebagai salah satu kewajibannya bahkan dianggap menjadi rutinitas menyenangkan.

Tidak hanya berniat untuk beribadah saja, mereka juga bisa berkumpul bersama teman dan keluarga di gereja untuk melakukan ibadah bersama-sama. Ibadah Minggu tak terasa lengkap apabila tanpa adanya khotbah sehingga momen ini akan dinantikan oleh umat Kristiani agar merasa lebih tenang.

Berikut ini contoh khotbah ibadah minggu Kristen yang bisa Anda baca dan pahami. Tentu dalam penyampaiannya akan menggunakan berbagai jenis tema sehingga berhubungan pada banyak ayat Alkitab.

Selain terdengar serius namun sebenarnya penyampaian khotbah yang menarik dan tidak membosankan membuat umat Kristiani sangat memperhatikan, terlebih jika sudah dihubungkan dengan beberapa cerita saat ini sehingga menjadikan mereka merasa sangat tertarik mendengarkan.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Hari Minggu

Khotbah Minggu Kristen 2022

ilustrasi mic khotbah minggu
ilustrasi mic khotbah minggu, sumber gambar: pexels.com

Berikut ini contoh khotbah ibadah minggu Kristen yang bisa Anda baca dan simak bersama, mengingat bahwa momen ini juga sangat dinantikan oleh semua umat Kristiani setiap minggunya.

Tidak hanya untuk beribadah saja melainkan juga bisa berkumpul bersama keluarga dan rekan-rekan lainnya, jadi manfaat lainnya yakni bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama ketika sudah bersama-sama di gereja.

Judul: Hati Yang Menerima

Oleh Pdt. David Sarju Sucipto

—- No.: 4/1/XXIII/2022 | Minggu, 23 Januari 2022 | Yohanes 4:1-42 —-

Dalam Injil Yohanes 4:1-42 dikisahkan tentang percakapan antara Yesus dengan perempuan Samaria di sebuah sumur di Sikhar. Wanita Samaria mula-mula mengenal Yesus sebagai orang Yahudi. Perempuan Samaria itu telah melalui beberapa tahap iman.

Pertama, mengenal Yesus sebagai Orang Yahudi. Percakapan diawali oleh Yesus yang meminta air kepada wanita Samaria itu: “Berilah Aku minum.” Wanita itu tahu bahwa yang meminta minum adalah orang Yahudi dan ia juga tahu bahwa orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria. Maka terasa aneh bahwa ada seorang Yahudi meminta air kepada dirinya sebagai orang Samaria. Yesus berbicara tentang “air hidup.”

Kedua, mengenal Yesus sebagai Nabi Yesus tidak menanggapi pernyataan wanita Samaria itu yang menganggap bahwa Diri-Nya tidak lebih tinggi dari Yakub, melainkan melanjutkan pembicaraannya tentang air. Yesus bicara tentang kualitas dari air itu. Orang yang minum air dari sumur itu akan haus lagi, sedangkan air yang akan diberikan-Nya tidak akan membuat orang haus lagi. Kini ada perkembangan iman dari perempuan Samaria itu. Ia yang semula mengenal Yesus hanya sebagai orang Yahudi, berubah menjadi mengakui Yesus sebagai nabi.

Ketiga, mengenal Yesus sebagai Mesias. Sesudah pengakuan iman perempuan Samaria akan Yesus sebagai nabi, kini percakapan beralih ke soal penyembahan. Orang Samaria menyembah Allah di gunung Gerizim, sementara orang Yahudi menyembah Allah di Yerusalem. Menurut Yesus penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. Menyembah dalam roh dan kebenaran adalah beribadah dalam konteks karunia Allah dalam Kristus. Roh di sini adalah kehadiran ilahi, maka masalah bukan dalam kemurnian ibadat, melainkan hubungan dengan Allah dan relasi orang beriman dalam melaksanakan ibadatnya.

Keempat, perempuan Samaria mengakui Yesus sebagai Juru Selamat dunia. Perempuan Samaria itu meninggalkan tempayannya, ia pergi dengan meninggalkan tempayannya. Perempuan Samaria itu telah menerima air hidup yang diberikan Yesus. Perempuan Samaria itu pergi ke kota untuk memberitahukan kepada orang-orang di kota tentang Yesus yang adalah Kristus. Mendengar berita itu orang-orang pun pergi untuk menemui Yesus. Puncak perjalanan iman perempuan Samaria itu ada pada ayat 42, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kau katakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Ia benar-benar Juru selamat dunia.” Perempuan Samaria dan orang lain percaya bahwa Yesus adalah Juruselamat dunia.

Iman akan Yesus bukan sesuatu yang statis, tetapi dinamis. Iman yang kita miliki membutuhkan perkembangan dari tingkat awal sampai kepada yang mendalam. Pengenalan kita akan Yesus juga berkembang secara perlahan-lahan sampai akhirnya kita bisa mengetahui siapa sebenarnya Yesus. Ia datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Relasi kita dengan Yesus berkembang secara perlahan, sampai akhirnya memiliki relasi pribadi yang akrab dengan Yesus.

Judul: Penyambut Natal yang berhasil (Matius 2:1-12)

Untuk mencapai suatu keberhasilan tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi harus dengan berbagai-bagai cara agar dapat berhasil dengan baik, baik itu di Gereja maupun di rumah-rumah tangga. Bagaimana menyambut Natal yang sebenarnya :

  • Ayat 1 = Orang majus memiliki ketekunan yang luar biasa, melalui tuntunan bintang -> Dari Timur -> Yerusalem. 
  • Mereka tekun dalam perjalanan panjang untuk mendapatkan “Sang Bayi Natal” Perjalanan orang majus adalah gambaran perjalanan hidup orang percaya saat ini untuk rindu bertemu dengan Yesus pada kali ke II.
  • Ayat 2 = Mereka tulus dan rendah hati. Secara logika, bahwa kehadiran Raja di atas segala Raja pasti di dalam suatu istana, tetapi ternyata di kandang domba. Bukti kerendahan hati orang-orang majus yaitu ayat.11 (baca), sebagaimana kerendahan hati Yesus dalam (Filipi 2:6-8).
  • Taat dalam melakukan Firman Tuhan (ayat 12) Mimpi -> ini bukan hanya merupakan bunga-bunga tidur, tetapi ini suatu pernyataan Tuhan agar orang-orang majus jangan mengikuti kehendak raja dunia, tetapi mengikuti “Raja di atas segala Raja” (perintah Firman Tuhan).

Setelah kita menerima Yesus (Bayi Natal) maka hidup kita harus berubah dari “hidup lama” masuk ke dalam “Hidup Baru” (2 Korintus 5:17) berarti pula bahwa kita akan menjadi : “Penyambut Natal yang berhasil”.

Baca juga: Ucapan Selamat Hari Minggu Kristen

Judul: Harapan Bagi Orang Percaya (2 Korintus 5:1-7)

Bila kita menghayati Firman Tuhan yang telah kita baca, maka jelas sekali kita lihat: “5 Hal yang membangkitkan semangat Iman dalam pengharapan kita” antara lain :

  • Janji Allah untuk kediaman yang tetap (ayat 1 => Oleh sebab itu => Yohanes 14:1-2)
  • Kerinduan orang percaya untuk mendapati tempat yang disediakan oleh Allah (2-3). Untuk menempati tempat yang disediakan oleh Allah tentu kita siapkan hati kita untuk menantikan kedatangan Yesus Kristus menjemput kita : Bukan justru kita takut dijemput oleh Allah dengan alasan : Anak masih kecil dan Masih ingin menikmati keindahan dunia ini
  • Oleh sebab itu semasih ada kesempatan gunakanlah hidupmu untuk kebenaran Firman Tuhan karena – Yohanes 9:4 – baca
  • Tekanan dunia yang sangat bagi kita (4) baca “Sana sini telah terjadi tekanan yang sangat berat bagi anak-anak Tuhan, tetapi melalui kejadian-kejadian itu kita boleh bersyukur kepada Allah sebab FirmanNya berangsur-angsur digenapi. Mari kita dengan Iman mengatakan perkara ini pasti terjadi, sebab memang sudah di suratkan oleh Allah sebelum perkara ini terjadi.
  • Jaminan dalam perjanjian itu (5) baca “Justru hal-hal yang terjadi itu adalah jaminan dari Allah bahwa umat-Nya akan dilindungi dari segala permasalahan kita sebab kita adalah anak Perjanjian (Yohanes 1:12)”
  • Pandanglah hidup yang kekal – bukan yang sementara (6) baca “Walaupun Rasul Paulus sadar bahwa hidupnya masih sangat jauh dari yang diharapkan oleh Tuhan ; juga kita semua ; tetapi mari kita semakin giat dalam pekerjaan Tuhan sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul Paulus dengan motto “Iman” (ayat 7-8), ayat 7 = Sebab hidup kami ini adalah hidup karena Percaya, bukan karena melihat. Ayat 8 = Tetapi hati kami tabah dan terlebih suka kami beralih dari tubuh untuk menetap pada Tuhan.

Judul: Kristus Lahir di Dunia membawa Sukacita (Lukas 2:8-20)

  • Jangan takut sebab sesungguhnya Aku memberitakan kesukaan bagi seluruh dunia (Lukas 2:10-12)
  • Kelahiran Yesus sudah diramalkan (dinubuatkan) oleh para Nabi seperti Nabi Yesaya ± th sebelum Yesus lahir (Yesaya 7:14).
  • Nubuatan Nabi Mika tentang datangnya seorang pemimpin yaitu Yesus Kristus. Ini disampaikan ± 750 th sebelum Yesus lahir (Mika 5:1)
  • Jangan takut : merupakan “Pesan Pertama” yang disampaikan oleh malaikat kepada para gembala.
  • Kalau kita memperhatikan dengan seksama secara Rohani, maka akan kita lihat dan pahami bahwa “Anugerah Iman” justru diberikan kepada orang-orang yang “Sederhana dan Rendah Hati” seperti para Gembala.
  • Karena itu “Pesta Natal” adalah “Pesta Rohani”. Jadi merayakan Natal hanya bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh apabila kita beriman kepada Keagungan Yesus.
  • Mengapa kita bersuka cita di hari Natal : Mengapa kebahagiaan untuk semua orang yang menanti-nantikan Dia ?
  1. Karena kelahiran Yesus ke dunia merupakan “Awal dari Proses pembebasan kepada manusia dari dosa-dosanya oleh Allah”. (Matius 1:21)
  2. Karena kelahiran Yesus mengakibatkan umat manusia tidak lagi berjuang sendirian melawan kegelapan tetapi dibantu oleh Tuhan (Bersama Tuhan).
  3. Karena kelahiran Yesus juga merupakan “Permulaan yang Baru” : artinya kita dapat melakukan segala sesuatu yang benar, misal : Dalam Pergaulan, Dalam Rumah Tangga, Dalam Usaha/Pekerjaan. Berarti pula bahwa kelahiran Yesus merupakan “Pemulihan Hidup Manusia”.

Jadi kalau kita sudah yakin bahwa kelahiran Yesus telah “Memulihkan” hidup kita maka “Hidup Berkelimpahan” juga akan menjadi bagian kita. Artinya : Hidup berkelimpahan memiliki kemampuan untuk menciptakan konsep dan karakter untuk nilai-nilai yang tinggi dalam hidup kita. (Yahya 10:10).

Baca juga: Renungan Kristen Untuk Anak Sekolah Minggu

Judul: Kristen Halaman

Oleh Matius Dharmani

KRISTEN HALAMAN ( II Petrus 2:17-22). Semua orang akan senang kalau melihat halaman rumahnya tertata dengan rapi apalagi kalau halaman itu ditanami bunga-bunga dan ada kolam ikannya yang semakin menambah kecantikan halaman rumah tersebut. TETAPI seindah-indahnya halaman rumah yang kamu buat tidak akan ada orang yang mau tinggal di halaman. Karena namanya halaman tempatnya di luar rumah ( adakah yang punya halaman rumah letaknya di dalam kamar rumah ?).

Di halaman banyak angin bisa masuk angin, di halaman bisa kedinginan dan kepanasan pada siang hari. HALAMAN adalah tempat keluar dan masuknya orang banyak. Begitu juga Tuhan tidak menginginkan kita menjadi orang Kristen yang tinggal di halaman. Siapakah yang disebut orang Kristen halaman ?

Tunjukkan populasi orang Kristen dunia dan Indonesia saat ini

  1. Roma Katolik: Aliran Gereja Roma Katolik merupakan kelompok Kristen terbesar di dunia saat ini dengan lebih dari satu milyar pengikut yang berarti hampir separuh populasi Kristen dunia.
  2. Protestan:Ada kira-kira 800 juta umat Protestan di dunia (37%). Protestanisme saat ini terbagi/terpecah menjadi sekitar 41.000 organisasi/denominasi yang tumpang-tindih (overlapping) satu sama lain. Kaum Protestan Injili (termasuk di dalamnya aliran Pentakosta dan Karismatik) mengklaim mempunyai anggota sekitar 600 juta orang.
  3. Ortodoks / 1. berpegang teguh pada peraturan dan ajaran 2 kolot; berpandangan kuno: Ada kira-kira 260 juta orang Kristen Ortodoks di dunia ini (12%)
  4. Kristen yang lain (seperti Mormon, Saksi Jehova, dll) berjumlah 1% dari total populasi Kristen dunia.

Penyebaran Orang Kristen di Seluruh Dunia

Hampir separuh (48%) dari semua orang Kristen tinggal di 10 negara dimana mayoritas penduduknya beragama Kristen. Tiga dari 10 negara besar ini ada di benua Amerika (Amerika Serikat (246,780,000 (79.5% dari populasi)), Brazil (175,770,000 (90.2% dari populasi)) dan Meksiko (107,780,000 (95% dari populasi)). Dua ada di Eropa (Rusia (105.000.000/ 73,6%) dan Jerman), dua di wilayah Asia Pasifik (Filipina dan Cina), dan tiga di wilayah sub-Sahara Afrika (Nigeria, Republik Demokrasi Kongo, dan Ethiopia), yang menggambarkan daerah dunia Kristen. Jumlah Kristen di Inggris adalah 45 juta.

Populasi Kristen Indonesia saat ini
Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla di depan 700 pendeta pada konferensi Gereja- gereja di Makassar tahun 2016. Gereja di Indonesia berjumlah 56.000.

Tabernakel (Kemah Suci)

tabernakel
  • Halaman adalah tempat keramaian yaitu semua orang boleh masuk dan berbuat apa saja.
  • Di tabernakel halaman adalah tempat Mezbah korban bakaran dan kolam pembasuhan dimana setiap hari ada kegiatan pengakuan dosa dan persembahan

Siapakah yang disebut orang Kristen Halaman ?

1. KRISTEN YANG TIDAK MAU BERTUMBUH
Cat. Semua makhluk hidup yang ada di bumi ini membutuhkan pertumbuhan karena jika tidak bertumbuh berarti ia disebut makhluk yang mati.

TANDA-TANDA ORANG KRISTEN YANG TIDAK MAU BERTUMBUH

  • Cepat Merasa “Puas”
  • Skeptis : sifat/sikap yang cenderung menimbulkan rasa curiga atau tidak percaya, dan bersikap hati-hati atas suatu tindakan.
  • Apatis : Sifat yang tidak mempercayai suatu keberhasilan atau perubahan.

Syarat agar dapat bertumbuh I kor 3 : 6-7….
Paulus yang menanam,….Ada yang menanam Pemberitaan firman Tuhan.( Roma 10:14-15 apolos yang menyiram …. Tidak hanya menyirami tetapi juga memupuk dan Tuhan yang memberi pertumbuhan.

Mengapa harus bertumbuh ?

  1. Untuk melindungi otot-otot rohani kita.
  2. Tuhan tidak pernah janji bahwa orang Kristen akan bebas dari berbagai kesulitan tetapi Ia telah menyediakan berbagai perlengkapan yang dengannya kita dapat menghadapi kesulitan-kesulitan itu.
  3. Untuk melindungi kita dari dosa (Lukas 4: 13)
  4. Iblis sering melemparkan anak panah untuk menjatuhkan kita jadi jika kita tidak bertumbuh secara rohani kita akan jatuh dan tidak dapat bangun lagi.
  5. Untuk menolong waktu kita menyatakan Kristus kepada orang lain.
  6. Mau tidak mau hidup kita sebagai orang Kristen selalu disoroti oleh orang lain, untuk apa ? mencari kesalahan…..ex. Daniel tidak pernah berbuat salah…dianggap salah pada soal ibadahnya oleh Raja darius (Dan 6:11-12).

2. ORANG KRISTEN YANG SUAM-SUAM/ Panas tidak dingin tidak ( Wah 3:16)

  1. Imannya tergantung situasi dan kondisi.
  2. Peribahasa “ Dijemur tidak Kering direndam tidak Basah” menyusahkan teman dan orang lain.
  3. Tidak bertanggung jawab dengan tugasnya.
  4. Tidak mau bertobat sungguh-sungguh (II Petrus 2:22)

3. ORANG KRISTEN YANG MERAGUKAN KESELAMATANNYA.

Ada 3 pandangan tentang keselamatan

1. Pandangan Armenian 
( Yakobus Armenius, belanda 1560-1609 ) “adalah bahwa tindakan manusia mempunyai kewenangan yang lebih besar dari kedaulatan Allah dan membuat Allah tunduk kepada tindakan manusia dan bukannya manusia tunduk pada tindakan Allah. Artinya keselamatan itu karena perbuatan manusia bukan karena kasih Allah, perlu dipertahankan supaya tidak hilang = keselamatan bisa hilang.

Ex. Jika anda berbuat dosa dan tidak sempat bertobat lalu meninggal keselamatan anda hilang. Cat. Kaum arminianisme berkata “ kalau begitu sekarang hidup bebas saja berbuat dosa nanti kalau sudah tua dan mau mati baru bertobat agar selamat.

2. Pandangan Calvin 
(John Calvin, Perancis 1509-1564) Kejatuhan total menyatakan bahwa semua aspek kemanusiaan sudah tercemar oleh dosa,( Tubuh,jiwa dan roh ). karena itu manusia tidak dapat datang kepada Allah berdasarkan kehendaknya sendiri. Kejatuhan sebagian menyatakan bahwa setiap aspek kemanusiaan dikotori oleh dosa, tapi tidak sampai pada taraf di mana manusia tidak dapat beriman pada Allah berdasarkan kehendaknya sendiri.artinya keselamatan itu tidak dapat diperoleh dengan perbuatan manusia tetapi hanya oleh Anugerah Allah= keselamatan itu tidak bisa hilang/Permanen.

Ex. Anda berbuat dosa lalu meninggal/mati anda tetap selamat karena keselamatan yang Tuhan berikan tidak mungkin ditarik kembali karena Allah Bukan Allah yang plin plan. Cat. Yang hilang itu bukan keselamatannya tetapi mahkotanya. Cat. Kaum calvinisme berkata “ kalau begitu sekarang hidup bebas saja berbuat dosa toh sudah selamat.

3. Pandangan Injil terhadap keselamatan 

  1. Ef.2 :8-9…Keselamatan itu hanya karena Kasih karunia/anugerah melalui iman kepada Yesus Kristus
  2. Perbuatan baik, suka memberi dan hidup saleh itu buah dari keselamatan bukan berbuat baik untuk mendapatkan keselamatan/Sorga.
pandangan injil terhadap keselamatan
pandangan injil terhadap keselamatan 2

Kesimpulan :
Golongan Halaman ini memang rawan, seperti Israel yang terus beredar-edar di padang gurun sebab keras hati, bersungut-sungut, tinggal dalam dosa, tinggal kanak-kanak rohani. Kanak-kanak rohani ini memang mudah terpengaruh ajaran sesat Ef 4:14, mudah kena godaan dunia, sering berkelahi seperti 1Kor 3:3, mudah terpancing sehingga ditewaskan oleh kejahatan.

Jadi masa depan orang-orang Halaman itu tidak tentu. Sulit mengatakan tentang orang-orang Halaman, apakah mereka bisa setia sampai ke akhir, sedangkan ‘hari ini’ saja hatinya masih bercabang. Sebab itu jangan tinggal kanak-kanak rohani, tetapi meningkatlah lebih tinggi”

Baca juga: Doa Minggu Palma

Itulah tadi contoh khotbah ibadah minggu Kristen yang bisa Anda pahami bersama sebagai umat Kristen, pahami secara seksama agar benar-benar dapat memperoleh apa isi di dalamnya sekaligus mampu menerapkannya di kehidupan.

Selalu ambil apa pesan positifnya dari khotbah hari minggu tersebut sehingga tidak ada yang sia-sia setelah melakukan ibadah Minggu Kristen, jadi jangan malas untuk selalu beribadah karena pasti ada manfaat dibaliknya.

Irwin Day

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tinggalkan komentar

error: Konten dilindungi !!