6 Renungan Kristen Tentang Kasih Ibu Sepanjang Masa Terbaru 2022

Kristenly.com – Ibunda adalah sosok yang sangat luar biasa dalam hidup setiap orang, kasih sayang beliau sangatlah luas seperti samudra. Perjuangannya tidak pernah bisa dibayar dengan apa pun. Agar semakin mencintainya, simak renungan kristen tentang kasih ibu sepanjang masa.

Seorang ibu mengandung selama 9 bulan lebih dengan berbagai rintangan. Kemudian, ketika akan melahirkan beliau mempertaruhkan nyawanya. Dengan demikian, kita mempunyai sosok paling hebat sehingga mampu lahir ke dunia.

Kasih sayang seorang ibu akan terus mengalir sepanjang masa, inilah sebuah kekuatan bagi anaknya sehingga mampu menghadapi kerasnya dunia. Namun, sebagai anak, kita masih sangat jauh dari pemberian cinta seperti beliau.

Bahkan ketika anak-anak mereka sudah beranjak dewasa, ibu tetaplah ibu yang sama, yang akan mengasihi mereka seperti ketika mereka masih kanak-kanak.

Seberapa besar pun cinta kasih kita kepada ibu, tidak akan pernah mampu membayar perjuangannya. Namun, jangan pernah berhenti berbakti kepadanya dengan terus melimpahkan kasih sayang serta perbuatan baik.

Seorang ibu rela mengorbankan waktu dan tenaga, bahkan seringkali juga impian mereka untuk bisa memberikan yang terbaik bagi keluarga dan anak-anaknya. Bahkan di saat yang paling sulit sekalipun, seorang ibu berusaha untuk kuat demi menjaga keluarganya tetap aman dan bahagia.

Peran ibu dalam kehidupan anak-anaknya sangat besar, sebab selain sebagai orang yang melahirkan mereka, ibu juga yang berperan dalam mendidik karakter anak-anak. Maka tidak salah jika menyebut tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ibu sangat berat.

Baca juga: 9 Ayat Alkitab Tentang Kasih Ibu kepada Anaknya

Renungan Kristen Tentang Kasih Ibu Sepanjang Masa

ilustrasi kasih ibu pada anaknya
ilustrasi kasih ibu pada anaknya, sumber gambar: pexels.com

Kita bisa hidup di dunia ini adalah berkat perjuangan seorang ibu. Dengan kasih sayangnya, mampu melewati berbagai rintangan kehidupan. Untuk semakin berbakti pada ibunda, mari pahami renungan rohani kristen tentang kasih ibu terbaru 2022 berikut ini.

Judul 1: Surga Dan Neraka Berada Dalam Tangannya

Kita sebagai anak terkadang tidak sadar telah melakukan banyak dosa kepada ibu. Dalam Amsal 1:8 dikatakan bahwa, Hai anakku dengarkanlah, didikan ayahmu, dan jangan menyia nyiakan ajaran ibumu.

Betapa besarnya peran seorang ibu dalam mengajarkan pengajaran yang baik kepada anak-anaknya. Untuk itu selalu sayangi dan juga ikuti ajaran yang baik yang telah diberikan oleh ibu kita.

Ada sebuah pepatah bahwa kasih sayang seorang ibu tidak akan hilang oleh zaman. Rasul Paulus memberikan nasihat yang sama dengan ayat Nas yaitu Salomo mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak menyiakan ajaran ibunya. Apabila kita menjadi orang tua maka selalu berikan ajaran dan hal yang baik untuk anak-anak kita kelak. Jangan sampai kita tidak menghormati ibu kita sebab sorga dan neraka ada pada tangannya.

Jika kita selalu berbuat baik kepada ibu kita maka besar kemungkinan kita juga mendapatkan rahmat serta pertolongan kepada kita kelak. Untuk itu kamu harus selalu menjadi pribadi dan juga sosok yang mencintai dan menyayangi ibu kita. Ibu itu adalah perwujudan malaikat tanpa sayap yang akan selalu memberikan kita rahmat serta karunia yang besar untuk kita para anak Tuhan Yesus yang taat. Sebab ibu adalah salah satu panjang tangan dari tuhan untuk kita.

Bahkan dalam Alkitab saja sudah disebutkan bahwa kita haruslah mentaati orang tua kita karena Tuhan saja menaati ibunya. Haruslah demikian supaya kita mendapatkan hal yang akan bisa menjadi salah satu rahmat dan pertolongan untuk kita yang taat terhadap Tuhan Yesus. Dengan begitu kamu akan menikmati segala hasil kerja keras kamu.

Baca juga: 6 Renungan Rohani Kristen Tentang Ibu Hamil dan Syukur Kehamilan

Judul 2: Ibu Selalu Mengingat Kita Dan Tidak Melupakan

Mungkin kita pernah melupakan ibu kita, akan tetapi seorang ibu tidak akan pernah melupakan bayinya. Sehingga kita haruslah selalu memberikan kasih dan juga cinta kita kepada ibu kita untuk bisa mendapatkan rahmat serta karunia yang besar.

Sesungguhnya tangan Tuhan, tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar tetapi, yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu dan yang membuat dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Yesaya 59:1-2. Tuhan akan selalu bersama para umatnya yang setia, akan tetapi sebagai jurang pemisah adalah ialah segala dosamu.

Sama halnya dengan sosok seorang ibu yang akan selalu peka terhadap kebutuhan para anaknya. Ini sama saja seperti tuhan yang akan selalu ada dan bersama para anak tuhan Yesus yang selalu setia menunggu dan menanti rahmatnya untuk mendapatkan berkah. Untuk itu janganlah kamu putus akankah harapan supaya segala dosa yang telah kamu perbuat termaafkan. Ini tentunya menjadi salah satu hal yang harus selalu kamu lakukan.

Ibu itu sama dengan perwujudan tuhan untuk mendampingi kita di bumi. Sebab ibu akan sangat peka terhadap segala kebutuhan anaknya, apabila anaknya menangis atau membutuhkan bantuan maka ibu adalah orang pertama yang melakukan hal tersebut untuk membuat kita menjadi berhenti menangis. Sama halnya dengan Tuhan Yesus yang akan selalu peka dengan segala keinginan dan pengharapan para hamba yang selalu senang meminta pengharapan kepada-Nya.

Sosok seorang ibu adalah sosok yang penuh kasih. Walaupun ada kalanya ibu bersitegang dengan anak-anaknya, namun tidak pernah sedikitpun terbesit keinginan untuk menyakiti hati anak-anaknya. Ada banyak cara seorang ibu memberikan kasih, namun semuanya tetap demi kebaikan buah hatinya.

Judul 3: Mengasihi Seperti Kristus

Dasar hidup seorang kristen adalah Kristus, termasuk ketika mendidik anak. Ada kalanya memang anak akan bertingkah tidak seperti yang diharapkan orang tuanya. Namun, sama seperti Allah yang juga kerap menghargai pilihan hidup kita, maka kita sebagai orang tua juga harus menghargai setiap keputusan yang diambil oleh anak.

Tugas seorang ibu adalah mendampingi, memberikan nasihat tentang hal yang baik dan benar. Namun, jika anak tetap melakukan kesalahan, maka ibu harus berbesar hati mengampuni sama seperti Kristus yang mau senantiasa mengampuni segala kesalahan dan dosa umatNya. 

Baca juga: 6 Renungan Rohani Kristen Untuk Ibu Rumah Tangga

Judul 4: Kasih yang Mengajar dan Mendidik

Seorang ibu selalu digambarkan sebagai pribadi yang welas asih dan lembut kepada anak-anaknya, namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa mendidik. Lemah lembut tidak selalu berarti harus berbicara dengan halus dan pelan, tetapi ketepatan dalam memilih kalimat dan juga penyampaian di waktu yang tepat.

Kemarahan seorang ibu adalah untuk mengajar dan mendidik. Namun kemarahan tersebut harus tetap berlandaskan kasih, bukan dengan disertai kekerasan verbal maupun fisik. Pengajaran dan didikan haruslah membawa pengenalan akan kebenaran bukan malah menimbulkan luka batin yang membuat anak menjauh dari Tuhan dan keluarga.

Judul 5: Hidup dalam Kebenaran

Ibu adalah teladan nomor satu bagi anak-anaknya. Sejak di dalam kandungan, anak sudah belajar tentang dunia dari sang ibu. Maka jika menginginkan seorang anak menjadi anak yang patuh pada kebenaran Firman Tuhan, ibu harus lebih dahulu belajar dan menghidupi kebenaran tersebut. Contoh dengan teladan akan lebih efektif daripada tuturan tanpa bukti.

Seorang ibu yang bertekun dalam kebenaran akan membawa keberuntungan bagi hidup anaknya kelak. Maka dalam setiap langkah hidupnya, seorang ibu harus mau melandasinya dengan Firman Tuhan. Hal ini akan membuat keluarganya menjadi keluarga yang dikasihi Tuhan dan sesama.

Judul 6: Renungan Kristen Tentang Kasih Ibu Kepada Anak

Di zaman sekarang ini, ada banyak perempuan yang mulai kehilangan keinginan untuk menjadi seorang ibu. Kasih ibu mulai luntur karena ada banyak kesalahan pemahaman tentangnya. Maka, jika Anda sedang mempertimbangkan menjadi seorang ibu, renungkanlah beberapa hal ini.

Para perempuan di zaman modern ini sudah diberikan keleluasaan yang sebebas-bebasnya untuk bisa menjadi pribadi yang utuh dan bahagia. Namun, kadang ada beberapa orang yang kemudian menjadi egois. Tubuhmu adalah aturanmu, begitu kira-kira pendapat mereka. Maka merekalah yang memutuskan mau memiliki anak atau tidak, mau menyusui atau tidak dan lain sebagainya.

Hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Namun, saat sudah memutuskan untuk menjadi ibu, maka ada pribadi lain yang lahir dari rahim yang juga memiliki hak mereka untuk mendapatkan kasih sayang. Tugas seorang ibu memang berat, tetapi bersama Tuhan tidak ada yang tidak mungkin.

Menjadi ibu memang terkadang melelahkan. Ibu harus siap sedia ketika anaknya membutuhkan, bahkan ketika ibu sedang sakit sekalipun. Hal ini terkadang membuat kasih ibu menjadi kering dan gampang sekali tersulut emosi. 

Maka tidak ada salahnya untuk mengambil waktu sejenak. Tak lupa pula untuk memiliki waktu yang intim dengan Tuhan. Dengan demikian, cawan kasih di dalam hati kita akan kembali terisi penuh dan siap untuk dibagikan kepada keluarga dan anak-anak.

Baca juga: 75+ Contoh Puisi Ibu Terbaik Dalam Berbagai Tema (Terbaru)

Merenungkan kembali tentang betapa besarnya kasih ibu, akan membuat kita semakin menghargai dan mencintainya. Hamparan luas cintanya menjadi sumber kekuatan seorang anak untuk kemudian siap menghadapi kerasnya dunia.

Setelah memahami dan meresapi renungan kristen tentang kasih ibu sepanjang masa terbaik 2022 diatas, semoga mampu membuka hati kita untuk terus mencintainya. Selain itu, perenungan tersebut dapat membuat seorang anak semakin berbakti kepada ibunda.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!