6 Renungan Kristen Tentang Mengampuni dan Melupakan

Kristenly.com – Pada kehidupan sehari-hari, maka tidak pernah luput akan melakukan kesalahan. Namun, jika secara sengaja melakukannya, hal itu sangatlah buruk. Padahal, Tuhan Yesus Maha Pengampun kepada hamba-Nya yang bertobat. Untuk bisa meneladaninya, simak renungan kristen tentang mengampuni dan melupakan.

Hidup selalu menghadirkan berbagai rintangan. Maka, dengan begitu, sering sekali melakukan kekhilafan berupa perlakuan buruk kepada orang lain. Perbuatan tersebut, membuat orang lain merasa sakit hati serta marah.

Kesalahan memang sebuah hal yang sering manusia lakukan. Namun, Tuhan Yesus selalu membukakan pintu ampunan kepada hamba-Nya. Meskipun begitu, bukan berarti harus terus melakukan hal jahat. Harusnya mampu merefleksikannya pada kehidupan sehari-hari untuk menjaga kelakuan.

Sebagai makhluk sosial yang selalu berdampingan dengan manusia lainnya, harus mempunyai sikap mengampuni terhadap kesalahan. Dengan demikian, akan memberikan sebuah hubungan baik serta harmonis antar sesama.

Baca juga: 67 Kata-kata Kristen Tentang Mengampuni Orang Lain

Renungan Rohani Kristen Tentang Mengampuni Terbaru 2022

ilustrasi mengampuni orang
ilustrasi mengampuni orang, sumber gambar: pexels.com

Ampunan yang paling tinggi adalah dari Tuhan Yesus. Sebagai wujud cinta kasih-Nya kepada umat, maka Dia selalu memberikan pengampunan atas dosa-dosa. Untuk bisa mengikuti sifat kebaikan ini sebagai manusia, maka pahami renungan rohani kristen tentang mengampuni dan melupakan berikut ini.

Judul 1: Meminta Pengampunan

Untuk itu kita sebagai sesama anak Tuhan yang taat haruslah memiliki sifat untuk saling memaafkan dan merupakan kesalahan sesama saudara kita. Kata maaf terkadang sangat sulit sekali terucap dari bibir manusia sesama anak Tuhan Yesus. Akan tetapi jika kita adalah hamba Tuhan yang taat akan ajarannya, maka kita juga harus paham bahwa Tuhan sangatlah menyukai perbuatan yang mengampuni sesama anak Tuhan.

Terlebih kepada sesama saudara yang sedang terjerumus kedalam kesesatan dan juga kemunafikan untuk mengakui adanya Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang agung. Tuhan saja selalu memaafkan segala kesalahan yang diperbuat umatnya melalui kasih serta sayang yang dimilikinya. Tentu saja hal tersebut harus dapat kita amalkan juga kepada sesama hamba Tuhan yang bahkan sudah mengakui kesalahan dosanya dalam pengampunan dosa.

Untuk itu kamu sebagai anak Tuhan Yesus yang taat, seringlah meminta pengampunan dosa. Tuhan tentunya akan sangat senang terhadap hambanya yang senang mengakui kesalahannya tersebut. Tuhan saja maha pengampun segala dosa para umatnya, maka kamu sebagai umatnya yang sangat taat haruslah mengikuti sifat serta kebaikan dan kasih sayang yang Tuhan Yesus selalu ajarkan kepada kita.

Dalam Ayat Lukas 23:34. Bahkan Yesus saja selalu ingat kita sebagai umatnya dan meminta pengampunan untuk kita sebagai anak Tuhan yang taat. Tidakkah kita sebagai anak Tuhannya mengikuti hal yang Yesus lakukan untuk kita dengan sesama saudara kita sesama hamba Tuhan. Pengampunan adalah salah satu inti dari iman Kristen kita.

Judul 2: Mengampuni Dengan Tidak Mengingat Kesalahan

Tuhan saja mampu mengampuni segala kesalahan umatnya tanpa melihat dosa apa yang telah diperbuat oleh hamba-Nya. Maka dari itu kita sebagai hamba harus bisa juga seperti Tuhan Yesus dengan memaafkan semua kesalahan saudara kita.

Kita juga harus memaafkan segala kesalahan dosa saudara kita dengan segala hati yang tulus. Dengan segenap hatimu, jadi kamu harus benar-benar mengampuni segala macam dosa yang telah saudara kamu perbuat.

Hal tersebut pastinya akan berdampak baik untuk kamu, Tuhan pasti akan sangat senang apabila para pengikutnya mengikuti ajaran yang dia sampaikan dengan sangat baik dan juga diteladani dengan bagus.

Kita saja selalu memiliki banyak dosa dan Tuhan dengan baiknya selalu mengampuni dosa hambanya tanpa mengungkitnya. Kita sebagai anak Tuhan yang taat tentunya harus bisa juga meneladani segala perilakunya dengan baik. Dengan begitu kita akan masuk kedalam pengikut Tuhan Yesus yang setia. Maka jika begitu sorga adalah imbalan yang tepat untuk kita para anak Tuhan yang selalu setia dengan Yesus.

Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Yesaya 1:18. Bahkan dalam Alkitab saja sudah disebutkan semerah apapun dosa kita maka akan menjadi putih seperti salju. Ini adalah salah satu kuasa Tuhan dan juga kebaikan dari Tuhan Yesus untuk para anak Tuhan yang setia bersamanya.

Dengan memberikan pengampunan maka kita tidak boleh mengingat segala kesalahan yang telah diperbuat saudara sesama seiman maupun berbeda kepercayaan. Karena dengan mengampuni maka kita harus juga melupakan segala kesalahan dan tidak mengingat kesalahan tersebut. Ini adalah hal yang indah untuk diteladani dan dilakukan kita sebagai umat Kristen. Hal ini harus bisa menjadi suatu renungan untuk kita.

Dengan kita mengampuni kesalahan tanpa mengingat ini sama saja kita sedang berada di jalan Tuhan yang benar dan kita memperoleh pengampunan Tuhan. Ini adalah salah satu hal yang baik untuk kita bisa selalu menjadi salah satu pengikut Tuhan yesus yang setia dan juga mendapatkan pertolongan Tuhan kelak. Untuk dapat mengharapkan surga yang dijanjikan Tuhan kepada para anak Tuhan yang selalu taat.

Bertahan dalam rasa sakit hati tidaklah membawa dampak yang baik bagi orang yang merasakannya. Sebaliknya, jika kita melepaskan pengampunan, anugerah Tuhan akan kembali berlimpah dalam kehidupan kita. 

Baca juga: 4 Doa Kristen Untuk Orang Teraniaya, Tersakiti dan Korban Bullying

Judul 3: Kekuatan Untuk Mengampuni

Saat diri ini disakiti, secara manusiawi, hal yang ingin kita lakukan pasti adalah membalas sehingga orang yang menyakiti kita merasakan hal yang sama seperti kita. Tetapi jika kita berniat membalas dendam, lalu apa bedanya kita dengan mereka? Balas dendam juga akan mendatangkan rentetan balas dendam lainya yang hanya berakhir dengan kekacauan dan sakit hati berkepanjangan.

Untuk bisa mengampuni juga bukan perkara mudah, terlebih jika luka itu sudah sangat dalam. Tetapi Tuhan adalah dokter dari segala dokter, Dia lebih dari mampu untuk dapat menyembuhkan kita dan memberikan kekuatan untuk mengampuni. Jangan bersandar pada kekuatan kita sendiri sebab kita tidak akan mampu. Mintalah kekuatan Allah dan mengampuni akan terasa mudah.

Judul 4: Pembalasan Hanya Milik Allah

Dalam Roma 12 : 19 dikatakan bahwa, “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis : Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman TUHAN.”. Maka memang tidak sepatutnya kita membalas dendam, sebab itu sama saja dengan memposisikan diri kita sebagai Allah, dan tindakan tersebut tidak menyenangkan hati Allah.

Izinkan Tuhan untuk bekerja membela kita dengan caraNya yang ajaib. Bisa jadi hal tidak menyenangkan yang kita alami ini bisa menjadi pembelajaran, baik bagi kita maupun orang yang menyakiti kita. 

Baca juga: 6 Doa Kristen Untuk Orang yang Membenci Kita

Judul 5: Janji Untuk Melupakan

Memaafkan sebenarnya mudah, yang susah adalah melupakan. Kita pasti pernah mendengar kalimat tersebut. Sekilas nampaknya memang benar. Namun, Tuhan tidak menghendaki kita untuk berbuat demikian. Ketika kita mengambil keputusan untuk mengampuni, maka di saat yang sama kita juga dituntut untuk melupakan.

Saat kita mengingat kesalahan orang lain dan kemudian masih timbul rasa sakit di hati, maka itu tandanya kita belum sepenuhnya mengampuni dan melupakan. Maka dari itu, Yesus pernah berfirman bahwa kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali selama satu hari.

Judul 6: Renungan Untuk Mengampuni Orang yang Bersalah

Dalam doa Bapa kami, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa kita harus mendoakan orang yang bersalah kepada kita. Hal ini memang sangat berat dilakukan, tetapi membuang beban berat tersebut hanya akan susah di awal tetapi akan meringankan jalan kita selamanya.

Kasih adalah dasar hidup orang Kristen. Ketika ada orang yang dengan sengaja menyalahi kita, maka kita harus tetap memperlakukan mereka dengan penuh kasih. Pengampunan adalah balas dendam teranggun yang pernah Tuhan ajarkan. Bahkan di dalam doa Bapa Kami juga sudah diajarkan cara mendoakan orang yang bersalah dan mengampuni mereka. Hal ini memang tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah dan menyakiti hati orang lain. Maka saat kita disakiti, kita harus belajar mengampuni. Dengan demikian, ketika kita juga menyakiti orang lain, baik sengaja maupun tidak, Orang lain juga dapat mengampuni kita.

Selain itu, doa kita tidak akan sampai kepada Tuhan jika kita masih memiliki ganjalan terhadap sesama kita. Pemberesan memang seperti sebuah operasi yang meninggalkan rasa sakit, namun menyembuhkan pada akhirnya.

Baca juga: 45 Ayat Alkitab Untuk Orang yang Putus Asa dan Depresi

Sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput melakukan dosa dan kesalahan. Namun, Tuhan Yesus selalu memberikan ampunan. Agar hidup semakin harmonis antar sesama, harus menanamkan sifat memberikan maaf.

Dengan membaca dan memahami renungan kristen tentang mengampuni dan melupakan terbaru 2022, semoga kita sebagai umat Kristen sejati senantiasa mampu mencontoh kebaikan Tuhan Yesus dalam memberikan ampunan terhadap hamba-Nya. Jika menerapkannya pada kehidupan, maka bisa menimbulkan kedamaian.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!