3 Renungan Rohani Kristen Tentang Rendah Hati Terbaik 2022

Renungan kristen tentang rendah hati – Terkadang bagi manusia kebanggaan diri adalah hal yang paling berharga. Mereka merasa bahwa ketika mereka merendah, hal tersebut akan mengurangi keberhargaan dirinya. Padahal kerendahan hati justru merupakan tanda seseorang benar-benar memiliki kualitas diri yang baik.

Kesombongan sangat dekat dengan kehancuran. Hal ini bisa kita lihat dari banyak tokoh Alkitab yang sombong dan merasa diri mereka lebih hebat dari orang lain, bahkan dari Tuhan, tetapi akhirnya malah mereka menerima kekalahan telak.

Lain halnya ketika seseorang mau merendahkan hati di hadapan Tuhan. Kita bisa melihat contohnya dari Daud, Daniel, Ester dan banyak tokoh Alkitab lainnya. Kebanyakan dari para tokoh ini juga merupakan tokoh yang terpandang, tetapi mereka tidak malu merendahkan diri karena mereka paham bahwa ada pribadi yang lebih besar yaitu Allah yang memiliki mereka.

Sikap tanah atau kerendahan hati merupakan bentuk ketundukan sebagai manusia yang tidak mempunyai kuasa apapun dibandingkan Tuhan. Ini juga menjadi karakter baik untuk memuliakan Allah. Supaya lebih bersyukur, ketahui renungan kristen tentang rendah hati.

Sebagai umat Kristen sejati mencari teladan kerendahan hati tidak perlu jauh-jauh. Tuhan Yesus sendiri menjadi cerminan sikap baik ini dalam kehidupan-Nya. Allah selalu memberikan berkat kepada seluruh hamba-Nya sehingga selalu taat.

Melalui Alkitab, kita semua bisa menemukan pelajaran atau renungan tentang kerendahan hati. Kisah tersebut berasal dari Sang Kristus selama masa hidupnya. Sebagai umat Kristen percaya, maka bisa mengambilnya sebagai contoh.

Allah adalah tempat bergantung dari segala permintaan keberkatan. Dengan begitu, kita harus mampu memahami makna dari tinggi hati dalam kehidupan. Kesombongan justru tidak akan membawa ke jalan kebahagiaan hidup.

Baca juga: 52 Ayat Alkitab Tentang Damai Sejahtera dan Hati

Renungan Kristen Tentang Sikap Rendah Hati

ilustrasi rendah hati
ilustrasi rendah hati, sumber gambar: pexels.com

Dalam hidup harus saling memberikan kedamaian dan manfaat kepada sesama. Hal ini bisa ditunjukkan salah satunya dengan sikap rendah hati. Supaya lebih memaknainya, simak renungan rohani kristen tentang rendah hati berikut ini.

Judul 1: Rendah Hati Mencontoh Yesus

Rendah hati merupakan sifat tak angkuh atau lawan kata dari takabur. Rendah hati berarti kita tidak menyombongkan apa yang kita punya, seperti harta kekayaan, jabatan, ilmu pengetahuan, ataupun yang lainnya yang dapat dipamerkan ke ruang publik atau bahkan jauh lebih parah, dipergunakan untuk menindas dan menjatuhkan orang lain.

Pada era modern seperti sekarang ini, cobaan untuk tetap merendah hati begitu berat. Adanya sosial media yang dapat mengakses berjuta-juta manusia di seluruh dunia, aksi pamer menjadi sangat mudah.

Kita hanya perlu memotret apa yang ingin kita perlihatkan kepada orang lain kemudian mengunggahnya hanya dengan satu kali tekan. Atau barangkali, kita tidak sengaja melakukan hal-hal tersebut sebab hanya berniat membagikan momen-momen manis bersama orang terkasih.

Coba kita kembali mengintip ke masa lalu, sudah berapa kali kita mengunggah beragam foto maupun video pada sosial media sebab ingin mendapat pujian dari manusia lain?. Barangkali memang kita sudah terlanjur angkuh, tapi ingatlah orang angkuh akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan dipuji (Amsal 29:23).

Tentu Tuhan menentang orang-orang takabur. Tuhan mengasihi orang-orang yang rendah hati. Jangan hanya memikirkan diri sendiri, rendahkanlah hati kita, lemah, lembut, juga sabar, sayangilah orang-orang di sekitar kita dengan membantu mereka dikala susah, mendengar mereka ketika mereka butuh pertolongan, dan ada bersama mereka ketika mereka membutuhkan teman (Efesus 4:2). Orang percaya mesti menjalani hidup dengan rendah hati sebab Yesus juga rendah hati.

Pada ayat 5 hingga 6, kita dapat mengambil pelajaran hidup dari Yesus. Yesus pada dasarnya sama dengan Allah, tetapi ia tidak sombong, sebaliknya, Yesus melepas semua dan hidup menjadi seperti hamba. Yesus merendahkan diri, taat dan tunduk kepada Allah hingga Yesus mati disalib.

Sebab sifat kerendahan hatinya dan ketaatan serta kesetiaannya, Allah mengangkat Yesus setinggi-tingginya, memberikan kepada-Nya kekuasaan yang lebih besar dibanding segala kekuasaan yang lain.

Bagaimana ciri orang yang rendah hati itu? Kenapa kita perlu mengasihi orang-orang yang berada di sekitar kita? Apa imbalan yang kita terima jika kita berendah hati?

Cobalah sedikit demi sedikit atau secara bertahap hidup sebagaimana Kristus hidup. Termasuk mencontohi kerendahan hati Yesus. Selalu ingatlah bahwa apa yang kita miliki, termasuk kita sendiri merupakan milik Tuhan. Tidak ada yang patut untuk disombongkan.

Pembacaan firman: Filipi 2:1-11.

Baca juga: 27 Ayat Alkitab Tentang Kebebasan dalam Kristen

Judul 2: Rendah Hati Bukan Rendah Diri

Kita mungkin kerap mendengar nasihat dari orang-orang di sekitar kita perihal untuk tidak sombong atau terlampau pamer. Terkadang mereka mengutip ayat-ayat Alkitab, atau seringnya mereka khawatir aksi pamer itu dapat mengundang kejahatan dari orang-orang tak bertanggung jawab.

Banyaknya, orang salah memaknai rendah hati dengan rendah diri. Rendah hati ketika kita merasa bahwa apa yang kita miliki saat ini tidaklah abadi dan hanya milik Tuhan semata, bahkan diri kita ini pun bukanlah milik kita. Sedangkan rendah diri adalah ketika kita melihat diri kita dari sisi lemah dan keterbatasan kita sehingga kita merasa kita tak mampu melakukan apa-apa.

Tetapi jika kita terlalu percaya pada diri sendiri sehingga menganggap bahwa apa yang kita peroleh saat ini merupakan hasil dari kerja keras kita tanpa campur tangan Tuhan, hal ini menandakan bahwa kita sombong. Katakanlah, kesombongan lahir dari keyakinan akan diri sendiri, maka kerendahan hati lahir ketika kita mengakui ketidakmampuan kita di hadapan Tuhan.

Perenungan

Apa Anda sudah termasuk kepada orang yang rendah hati? Mengapa terlalu yakin kepada diri sendiri dapat menyebabkan kita menjadi sombong?.

Penerapan

Kemampuan kita tidak sepenuhnya lahir dari hasil usaha yang kita lakukan, tetapi ada campur tangan Tuhan yang memudahkan. Cobalah untuk membatasi diri, semisal kita sudah mulai merasa bahwa apa yang kita peroleh merupakan hasil jerih payah kita, segeralah mengingat jika hal tersebut merupakan ciri dari orang sombong. Kesombongan dan keangkuhan sama-sama dapat membawa kehancuran serta keruntuhan (Amsal 16:18).

Pembacaan Firman: Yakobus 4:10.

Baca juga: 19 Ayat Alkitab Tentang Kerinduan dengan Seseorang

Judul 3: Renungan Tentang Rendah Hati Kristen Terbaru 2022

Rendah hati beda dengan rendah diri. Seseorang yang rendah hati paham benar posisinya, bahwa segala pencapaian yang didapatkannya tidak semata-mata hanya karena usahanya. Maka dia tidak merasa dirinya paling benar, paling besar maupun paling yang lainnya.

Saat kita mengambil sikap untuk rendah hati, kita malah bisa melihat dari perspektif yang lain. Menyombongkan keakuan kita malah bisa jadi membuat kita menanggung malu, sebab selalu ada langit di atas langit. Jadi, kita tidak perlu membangga-banggakan pencapaian kita. Saat kita merendahkan hati, maka Allah yang akan meninggikan kita. Dan promosi yang dari Tuhan sendiri akan besar dan hebat daripada saat kita berusaha menonjolkan diri dengan kemampuan sendiri.

Sikap rendah hati banyak kali membawa kita kepada keberuntungan dan juga berkat. Saat kita mau menekan keinginan diri untuk divalidasi, bisa jadi malah kita akan mendapatkan ilmu dari orang lain yang bertemu dengan kita. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri, maka kita juga tidak boleh memandang remeh orang lain.

Dengan sikap rendah hati, kita jadi mau belajar dan hidup kita menjadi semakin progresif. Berbeda ketika kita sombong dan merasa sudah tahu semuanya. Bisa jadi malah kta yang tertinggal hingga berlangkah-langkah ke depan, sebab tidak pernah mau belajar untuk menjadi lebih baik.

Baca juga: 25 Ayat Alkitab Tentang Keberanian dan Menjadi Berani

Renungan Tentang Rendah Hati dari Tokoh Alkitab

ilustrasi tokoh Alkitab yang rendah hati
Tokoh Alkitab yang rendah hati, sumber gambar: sehatq.com

Di bawah ini kita akan belajar tentang kerendahan hati dari beberapa tokoh yang disebutkan di Alkitab. Dengan membaca kisah mereka, diharapkan kita dapat memiliki perspektif yang benar tentang sikap hati semacam ini.

1. Daud

Daud adalah raja yang kisahnya selalu diceritakan dengan penuh kebanggaan. Walaupun pernah juga berbuat salah, yaitu ketika dia mengambil istri Uria dengan cara yang tidak benar, Alkitab mencatat bahwa kasih karunia Tuhan tidak berhenti atasnya. Hal ini karena saat mengetahui kesalahannya, Daud langsung mau bertobat, merendahkan hati di hadapan Tuhan sehingga Tuhan mengampuninya.

Begitu pula saat Daud berhadapan dengan Saul. Berkali-kali Daud memiliki kesempatan untuk membunuh Saul, tetapi dia tidak melakukannya. Padahal jika dilakukan pun, Daud pasti akan tetap mendapat dukungan sebab Dia juga adalah raja Israel yang sah. Daud memilih untuk rendah hati. Dia tahu bahwa semua yang dia miliki adalah pemberian Tuhan, dan untuk itu Dia tidak mau mendukakan hati Tuhan.

2. Yusuf

Tokoh Alkitab lainnya yang juga memiliki kerendahan hati yang layak dicontoh adalah Yusuf. Dari awal, Yusuf sudah tahu bahwa dia akan menjadi orang besar, tetapi dia tidak menyombongkan dirinya. Bahkan saat dia sudah menjadi raja, tidak ada keinginan sedikit pun untuk membalas perbuatan saudara-saudaranya kepadanya.

Begitu pula dengan peristiwa bersama dengan juru minuman dan makanan raja. Saat mereka sudah dibebaskan, mereka tidak ingat dengan Yusuf, namun Yusuf juga tidak menuntut balas saat sudah berkuasa.

3. Ester

Perempuan istimewa yang dicatat di Alkitab salah satunya adalah Ester. Saat sudah menjadi permaisuri yang sah, Ester tetap mengakui asal-usulnya dan tidak malu atasnya. Bahkan, saat bangsanya ada di dalam bahaya, dengan segala kerendahan hati, Ester mau menghadap raja, walaupun jika salah langkah hukuman mati adalah upahnya.

Ester paham betul dari mana dia berasal. Dan saat dia sudah ada di posisi yang tinggi, dia tahu bahwa hal tersebut juga tidak lepas dari doa saudara sebangsanya.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Mimpi

Allah menurunkan berkat berlimpah kepada umat-Nya yang mempunyai sikap penuh kerendahan diri. Dengan begitu, maka kehidupan bisa berjalan secara sejahtera sehingga saling memberikan keharmonisan antar sesama manusia.

Dengan memahami renungan rohani kristen tentang rendah hati terbaru 2022 diatas, semoga sebagai umat Kristen percaya bisa menjadikannya pedoman untuk selalu menanamkan sifat tersebut. Maka, Allah akan memberikan berkat dalam kehidupannya.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!