6 Renungan Kristen Tentang Ulang Tahun, Makin Dewasa Rohani

Kristenly.com – Pesta kejutan, hadiah, ucapan dan doa adalah hal yang paling dinantikan ketika ulang tahun tiba. Pada momen pergantian umur ini, banyak orang merasa bahagia karena mendapatkan berbagai macam pengalaman baru di dalam hidupnya.

Namun, tak jarang pula, semakin bertambah usia, seseorang menjadi kehilangan gairah pada saat ulang tahun. Bayangan masa tua menjadi sebuah ketakutan hingga banyak renungan Kristen tentang ulang tahun yang membahas mengenai hal ini. Semakin dewasa, semakin banyak yang enggan memperlihatkan usianya, bahkan sekalipun hanya dalam bentuk lilin angka di atas kue ulang tahun.

Padahal, bisa mengalami momen pertambahan umur adalah sebuah anugerah. Tidak semua orang bisa sampai ke usia yang kita miliki sekarang. Lagipula, dalam setiap momen pertambahan umur, Tuhan juga sudah menunjukkan kuasa dan perlindungannya yang tidak pernah berkurang.

Bertambahnya usia menjadi tanda bahwa semakin banyak tanggung jawab yang harus dilakukan. Meskipun umur bertambah, bukan berarti bisa memberikan tanda kedewasaan. Oleh sebab itu, harus mampu memaknainya secara baik.

Ulang tahun sejatinya adalah perayaan berkurangnya usia. Dengan demikian, harus mampu menyeimbangkan rasa senang juga perenungan tentang apa yang akan menjadi tujuan hidup pada masa mendatang.

Angka yang terus bertambah membuat diri semakin sadar bahwa hidup terasa sangat singkat. Hal ini bisa menimbulkan sebuah makna mendalam dari momen ulang tahun. Dengan begitu, menjadi sosok lebih bijaksana.

Baca juga: 25+ Doa Ulang Tahun Kristen Terbaik dan Penuh Syukur 2022

Renungan Kristen Tentang Ulang Tahun Terbaru 2022

ilustrasi merayakan ulang tahun di rumah
ilustrasi merayakan ulang tahun, sumber gambar: pexels.com

Jika kita mau sejenak melepas kedagingan dan melihat jauh ke dalam alam roh lewat doa, kita akan bisa melihat bahwa bertambahnya usia merupakan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan. Banyak orang yang sedang berjuang melawan maut, berdoa untuk mendapatkan kesempatan hidup sekali lagi.

Seiring bertambahnya usia, maka menjadikan diri lebih bijaksana dan dewasa, momen ulang tahun yang selalu penuh suka cita harus juga mampu merayakannya dengan pemaknaan mendalam. Hal ini, dapat kita temukan dalam renungan kristen tentang ulang tahun berikut ini.

Judul 1: Kedewasaan

Ulang tahun merupakan hal yang banyak ditunggu oleh orang-orang. Karena memang datangnya setahun sekali, orang-orang sering mengadakan pesta ulang tahun sebagai bentuk dari rasa syukur. Selain mengadakan pesta, ulang tahun juga menjadi momen untuk introspeksi diri. Di mana memang dia akan senantiasa mengingat dosa-dosa setahun terakhir yang sudah diperbuat. Setelah itu, dia akan memanjatkan doa agar dosa-dosanya diampuni.

Banyak sekali doa yang dipanjatkan pada momen ulang tahun ini. Selain memang doa agar menjadi pribadi yang lebih baik, orang-orang pun kerap mendoakan orang yang berada di sekitarnya. Entah itu keluarga, kekasih atau teman. Pertambahan usia ini memang sering dijadikan momen untuk bisa menjadi lebih dewasa lagi kedepannya.

Biasanya, ketika hari ulang tahun tiba, baik orang tua, kerabat, teman atau kekasih mengirimi pesan yang dilengkapi dengan iringan doa. Banyak sekali doa yang diberikan untuk kita. Entah doa agar semakin menjadi dewasa, atau doa agar semakin ingat kepada Tuhan. Berbagai doa tersebut tentu saja ikhlas diberikan.

Ketika usia sudah bertambah, maka kedewasaan pun pasti mengikuti. Namun, beberapa orang ada yang berpendapat bahwa kedewasaan tidak dipengaruhi oleh umur. Sebab, kedewasaan adalah pola pikir. Alangkah lebih baiknya, jika kita bisa mengubah pola pikir menjadi lebih dewasa seiring dengan pertambahan usia.

Dalam Ulangan 28:13 “Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu yang kusampaikan pada hari ini kau lakukan dengan setia.”

Kedewasaan seseorang haruslah dewasa penuh. Artinya tidak hanya dewasa dihadapan manusia, tetapi juga dihadapan Tuhan. Dewasa memang bukan tentang usia, bisa saja dia dewasa secara umur, tetapi tidak secara rohani.

Kedewasaan rohani berbicara mengenai karakter, dan buah-buah roh yang dihasilkan dalam kehidupannya. Orang yang memang dewasa dalam rohani pasti akan memahami kehendak dan rencana Tuhan dalam kehidupannya. Maka dari itu, dia percaya bahwa Tuhan membuat segala sesuatu menjadi lebih indah pada waktunya. Sehingga dia pun bisa melihat tidak hanya pada sudut pandangnya, tetapi juga sudut pandang Tuhan.

Baca juga: 100 Ucapan Selamat Ulang Tahun Kristen, Penuh Berkat Rohani

Judul 2: Lebih Mendekatkan Diri Kepada Tuhan

Waktu merupakan suatu hal yang akan terus berjalan. Tidak ada yang bisa dikembalikan dari waktu. Oleh sebab itu, ketika tiba saatnya usia bertambah, maka akan lebih baik memanfaatkan waktu tersebut. Sebenarnya banyak sekali waktu yang tentunya memiliki momen tertentu. Di mana, setiap orang pasti akan mengabadikan momen tersebut.

Kebanyakan orang memang sering menganggap remeh waktu. Mereka tidak menyadari bahwa waktu sangatlah berharga. Sehingga mungkin bisa kita lihat hanya sebagian orang saja yang bisa menghargai waktu. Mereka menghargai waktu dengan mempergunakannya sebaik mungkin. Tidak menyia-nyiakan waktu walau hanya satu detik saja.

Dalam Efesus 5:15 “ … perhatikan dengan seksama bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”

Ketika kita menyadari bahwa waktu memang sangat berharga, maka akan lebih baik jika lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Caranya adalah dengan semakin banyak ibadah yang dilakukan, semakin sering berbuat baik kepada sesama dan lain sebagainya. Jadikanlah momen pertambahan usia ini dengan berbagai hal positif. Sehingga nantinya setelah tua tidak akan menyesali apa saja yang sudah diperbuat pada saat masih muda.

Ketika pergi ke gereja, maka alangkah lebih baik untuk hati dan pikiran tertuju pada Tuhan. Sebab, beberapa di antaranya malah asik memainkan ponsel saat beribadah. Akan lebih baik jika sedang berada di gereja, mengesampingkan dulu masalah duniawi. Sehingga, bisa lebih fokus untuk beribadah di sana.

Setiap orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam. Di mana, memang harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan hanya digunakan untuk bersenang-senang saja, tetapi juga untuk lebih banyak beribadah kepada Tuhan. Dengan begitu, kita bisa menghargai waktu yang sedang dijalani dan waktu pun akan terasa lebih berharga. Tentu saja dengan meyakini hal ini, maka kedewasaan terhadap rohani bisa dicapai.

Judul 3: Ulang Tahun adalah Berkat dari Tuhan

Tidak semua orang bisa bertemu dengan usia baru. Ada orang yang sebelum genap bertambah usia sudah lebih dulu dipanggil Tuhan. Maka saat kita bisa mengalami momen ulang tahun, itu adalah sebuah berkat yang tidak terhingga.

Maka jika kita tahu bahwa usia adalah berkat, kita tidak boleh menyia-nyiakannya. Ada banyak hal baru dan baik yang bisa kita lakukan di usia kita yang baru. Semakin bertambah dewasa, kita juga haus bertambah bijaksana dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Judul 4: Kesempatan Untuk Menjadi Lebih Baik

Satu tarikan nafas kita adalah kemurahan Tuhan dan sebuah kesempatan. Ketika kita berbuat dosa dan Tuhan masih memberikan kita hidup, bahkan masih bisa bertambah umur, itu artinya Tuhan ingin kita berbalik dari jalan kita yang jahat.

Jangan sia-siakan kesempatan yang Tuhan sudah berikan. Sebab ketika kesempatan hidup sudah terlewat, tidak ada kekuatan apapun di dunia ini yang bisa mengembalikannya. Mungkin ada banyak hal terlepas ketika kita hidup, tetapi masih ada banyak hal yang bisa kita dapatkan nanti di usia yang baru.

Baca juga: 51 Ayat Alkitab Untuk Ulang Tahun Sebagai Rasa Syukur

Judul 5: Momen Untuk Bersyukur

Hidup hanya satu kali dan setiap momen ulang tahun mendekatkan kita kepada kesudahan hidup. Maka, saat kita masih diberi kesempatan menikmati pertambahan usia, kita patut bersyukur, terlebih lagi jika kita masih diberikan kesehatan, keluarga yang baik dan segala nikmat lainnya.

Tuhan tidak pernah salah dalam memberikan sesuatu, termasuk usia yang baru. Napas hidup ini tidak bisa ditukar dengan apapun. Dengan usia yang baru, akan ada lebih banyak pengalaman baru yang akan Tuhan janjikan untuk kita saksikan.

Judul 6: Renungan Tentang Ulang Tahun Terbaru

Menjadi dewasa di dalam usia, harusnya juga dibarengi dengan pertambahan kedewasaan dalam karakter. Cara berpikir dan bertindak harus lebih baik dari diri sendiri di waktu yang lampau. Setiap pencapaian yang diperoleh dalam hidup juga harus terus di syukuri sekecil apapun.

Ada sebagian orang yang berpikir bahwa momen ulang tahun bukanlah sebuah peristiwa yang penting sehingga tidak perlu dirayakan. Hal ini memang tidak sepenuhnya salah. Namun, alangkah baiknya jika saat kita berganti usia, ada sedikit ucapan syukur karena artinya kita sudah bertambah dewasa/ Selain itu, momen ulang tahun juga menjadi pengingat, bahwa hidup kita di dunia ini juga menjadi lebih singkat sehingga kita harus bisa mempergunakannya dengan baik.

Perayaan ulang tahun ketika kita masih kecil dengan saat sudah dewasa mungkin berbeda. Hal ini disebabkan orientasi kita juga berbeda. Jika saat kanak-kanak yang dipikirkan hanya kado semata, tetapi saat sudah lebih dewasa kita jadi lebih meresapi momen ulang tahun secara filosofis.

Ada banyak orang pula yang enggan merayakan ulang tahun karena berbagai kejadian tidak enak yang pernah terjadi berbarengan dengan momen pertambahan umur tersebut. Namun, biar bagaimanapun, usia tetap adalah sebuah berkat, tergantung dari diri kita melihat dari sisi yang mana.

Baca juga: 37+ Contoh Puisi Ulang Tahun Paling Menyentuh Hati

Dengan merenungkan hal-hal baik untuk harapan di usia baru bisa menjadi sebuah motivasi. Usia yang telah bertambah, harusnya menjadi momen introspeksi diri supaya mampu berubah jadi sosok lebih dewasa serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus.

Setelah memahami renungan kristen tentang ulang tahun terbaru 2022 diatas, semoga bisa memberikan inspirasi kehidupan bagi umat Kristen. Dengan demikian, ketika usia telah semakin bertambah, dapat menjadi pribadi lebih baik lagi untuk dirinya atau orang lain.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!