6 Renungan Harian Kristen Untuk Pemuda Pemudi Masa Kini

Kristenly.com – Zaman semakin berkembang modern sehingga banyak sekali tantangan menghadang, sebuah negara yang kuat adalah mempunyai sosok anak muda berpotensi serta produktif. Oleh sebab itu, bisa membawa ke kemajuan. Sejenak mari kita baca renungan kristen untuk pemuda pemudi masa kini terbaru 2022.

Pemuda adalah tonggak penting. Dalam agama Kristen, anak-anak muda mempunyai peran besar dalam penyebaran ajaran hingga kegiatan peribadatan. Sebagai contoh ialah pemimpin doa syafaat, pelayanan, anggota jemaat khusus, dan masih banyak lagi.

Semua tugas yang kini orang dewasa emban akan diambil alih oleh anak muda. Maka, dengan demikian harus mempunyai persiapan matang supaya kelak mampu bertanggung jawab secara lebih maksimal serta mendatangkan hal-hal semakin baik.

Pemuda mempunyai semangat yang sangat besar dan membara. Oleh sebab itu, dalam melakukan kegiatan akan secara sepenuh hati. Motivasi mereka juga kuat sehingga mampu memberikan perubahan besar terhadap lingkungannya.

Baca juga: 6 Renungan Harian Kristen Untuk Pemuda Pemudi Masa Kini

Renungan Kristen Untuk Pemuda (Generasi Milenial)

ilustrasi pemuda pemudi bahagia
ilustrasi pemuda pemudi bahagia, sumber gambar: pexels.com

Menghabiskan masa muda dengan hal bermanfaat tentu adalah keputusan baik. Melihat bagaimana anak muda sekarang cenderung melakukan kegiatan tidak berguna bagi masa depan, harus menjadi pelajaran. Untuk itu, renungkan sejumlah renungan harian kristen untuk pemuda pemudi berikut ini.

Judul 1: Tuhan dan Proses Kehidupan

Dalam kitab Yosua ayat 8 dijelaskan bahwa janganlah kita lupa untuk memperkatakan Alkitab di siang dan malam kemudian renungkanlah. Karena dengan kitab tersebut perjalananmu akan berhasil.

Sebagai pemuda pemudi Kristus, kita harus menikmati hidup. Kehidupan adalah sebuah proses yang sangat panjang. Banyak suka duka yang bisa kita ambil sebagai pembelajaran berharga. Dalam kehidupan kita bisa memilih peran sebagai antagonis atau menjadi seorang protagonis. Menjadi seorang pemberi atau seorang penerima.

Hidup ini harus dinikmati karena sebuah proses yang panjang dibutuhkan banyak keringat dan air mata. Kita hidup di dunia untuk mengasihi ciptaan Tuhan, dan mengasihi sesama manusia.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari. Bisa saja besok kita mendapatkan PTN yang kita idam idamkan sejak kecil, atau bisa saja besok kita mengalami kecelakaan, atau orang yang kita sayangi meninggal dunia. Hidup memang susah ditebak, bahkan untuk waktu beberapa jam kedepan saja kita tidak mengetahuinya.

Seperti kisah dari perjalanan Bangsa Israel menuju tanah Kanaan yakni tanah yang dijanjikan. Padahal tidak semua orang bisa masuk ke tanah tersebut tanpa kehendak dari Tuhan.

Yosua memimpin bangsa Israel saat itu untuk masuk ke tanah Kanaan dengan terus berdoa kepada Tuhan agar Ia mengizinkan bangsa Israel untuk masuk kedalamnya. Dan pada akhirnya perjalanan mereka membuahkan hasil. Mereka diberi izin oleh Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan.

Dari situlah kita bisa belajar bahwa kita harus selalu bertindak hati-hati dalam kehidupan. Karena dalam hidup ini kita perlu andil Tuhan untuk membuat keajaiban yang bahkan kita tidak bisa lakukan. Keajaiban Tuhan itu ada dan nyata. Hanya orang-orang yang percaya akan kuasa Tuhan-lah yang dapat menerima keajaiban tersebut.

Firman Tuhan sangat diperlukan dalam mengarungi kehidupan ini. Keberhasilan yang dicapai setiap orang berbeda karena kita semua memiliki tujuan hidup yang berbeda pula. Oleh karena itu, janganlah takut untuk berproses dalam kehidupan karena hidup tidak semengerikan yang kita kira ketika kita selalu ada dalam lindungan-Nya.

Judul 2: Bukti Nyata Kuasa Tuhan

Berdasarkan kitab Lukas ayat 37 terdapat penjelasan bahwa ada seorang perempuan pendosa yang mendengar bahwa Yesus sedang makan di sebuah rumah orang farisi. Perempuan tersebut datang kepada-Nya dengan membawa buli-buli pualam yang berisikan minyak wangi.

Ada juga kisah seorang pendosa yang tidak pernah percaya akan kuasa-Nya. Suatu saat sang pendosa tersebut mengalami kecelakaan hebat. Kepalanya hampir saja tergilas oleh roda truk. Namun, dengan kuasa Tuhan, ia selamat dari kecelakaan.

Mulai saat itulah ia percaya dengan kuasa Tuhan, dan taat beribadah Minggu, taat pelayanan di gereja. Peristiwa tersebut mengubah hidupnya menjadi lebih baik dari orang yang tak percaya keberadaan Tuhan. Dari hal ini kamu harus meyakini bahwa Tuhan adalah sebaik-baiknya penolong kita.

Selain itu kisah Paulus sang penganiaya jemaat yang dikenal kejam. Sampai suatu ketika ia berjumpa dengan Yesus, dan pada akhirnya kembali percaya kepada Tuhan. Ia juga menjadi pelayan Tuhan yang sangat taat. Bukti nyata bahwa Tuhan berperan besar dalam peristiwa yang ada di kehidupan manusia. Seorang pendosa atau penganiaya bisa bertobat ke jalan yang benar berkat kuasa dari Tuhan.

Dengan adanya kuasa tersebut, kita sebagai kaum muda sebaiknya bisa bertaubat ke jalan yang benar. Tidak apa-apa pernah bolos sekolah, atau mengalami tawuran. Apabila kita tersadar dengan kuasa Tuhan kemudian Tuhan akan menuntun kita ke jalan yang lurus. Jalan yang damai dalam menikmati hidup karena adanya lindungan-Nya. Tidak lagi tawuran, bolos sekolah, tidak lagi mabuk-mabukan, atau melakukan hal keji seperti zina.

Oleh karena itu, kamu harus mengisi masa-masa mudamu dengan berbagai hal baik seperti membantu teman, berbagi kepada sesama atau menolong ketika teman sedang mengalami kesusahan. Dengan cara itulah kamu berusaha untuk menyenangkan Tuhan. Semoga kamu mendapat keajaiban-Nya yang dapat menentramkan hidupmu, dan membantumu untuk kembali ke jalan kebenaran.

Baca juga: Ayat Alkitab Untuk Pemuda Milenial

Judul 3: Tak Ada Kata Terlambat Bagi Remaja

“Dikatakan bahwa ada seorang perempuan terkenal sebagai seorang yang berdosa. Pada saat perempuan itu mendengar bahwa Yesus berada di rumah orang farisi sedang makan, ia datang membawa buli-buli pualam yang berisi minyak wangi.” Lukas 7:37

Seorang kakek berusia 100 tahun dari India yang bernama Bholaram Das. Ia membuat gempar media massa, bahwa dirinya ingin melangsungkan perkuliahan lagi di umurnya yang tua. Dengan melalui sebuah perdebatan yang panjang ia berhasil mendapatkan perizinan untuk berkuliah ke bali. Ia mengajarkan bahwa tidak ada yang terlambat untuk belajar sesuatu yang baik.

Seorang perempuan yang terkenal sebagai pendosa, masyarakat pun tidak menyukai keberadaannya. Pada hari itu perempuan pendosa tersebut mendapat sebuah keberanian untuk menemui Yesus, mencium kakinya, serta menyeka rambutnya dan menyuapinya menggunakan minyak. Sungguh kemungkinan ia mendapatkan kehidupan yang berubah setelah bertemu Tuhan.

Diceritakan bahwa Paulus juga sama, ia dikenal sebagai jemaat yang kejam sebelum berjumpa dengan Yesus. Bahkan tidak seorang pun menyangka bahwa setelah dirinya kembali kepada tuhan, justru ia menjadi pelayan Tuhan yang sangat luar biasa. Tuhan yang telah mengubah kehidupannya dengan yang sangat drastis.

Tidak dipedulikan lagi apa kamu sudah termasuk remaja yang sering bolos sekolah, membuang-buang waktu, ataupun perlakuan lainnya, diperintahkan bagimu untuk berubah. Ini adalah waktunya kau berubah dan Tuhan akan memberikan anugerah kepadamu untuk menjadi pemuda yang lebih baik, karena belum terlambat untukmu melakukan tobat.

Lebih baik isi masa mudamu dengan segala hal yang penuh dengan kebaikan serta berharga. Jadikan orang-orang yang diceritakan menjadi teladan baik bagimu untuk dapat berubah. Sesungguhnya Tuhan menyayangi mereka yang mau meninggalkan keburukan dan berusaha untuk masuk dalam sebuah kebaikan.

Judul 4: Orang Muda Siap Berproses (Yosua 1:8)

“Diperintahkan bagimu untuk jangan melupakan perkataan kitab taurat ini, tetapi sebaiknya renungkan itu pada siang dan malam hari. Itu sebab dengan demikianlah perjalananmu akan mendapat keberhasilan.” Yosua 1:8

Hidup itu artinya berproses, perubahan dan keberhasilan itu tidak akan datang dengan sendirinya. Tidak ada hasil baik yang bisa diperoleh dengan mudah dalam dunia ini. Artinya tidak ada hal-hal yang serba instan terjadi kepadamu. Apa yang kita lakukan itu akan menentukan hasil yang didapatkan pula dalam kehidupan ini.

Pembelajaran kita bisa diambil dari perjalanan yang dilakukan bahsa Israel ke tanah Kanaan, bahwa proses itu bagian dari kehendak tuhan. Tidak semua orang dapat memasuki negeri yang telah dijanjikan oleh tuhan, bahkan sekalipun musa. Dalam perjalanan itu Yosua yang memimpin agar perjalanan itu berhasil, Tuhan mengingatkannya untuk selalu berpegang pada Taurat.

Itu sebabnya mereka harus merenungkannya agar bisa bertindak dengan hati-hati. Sehingga bukan atas dasar ambisi ataupun hasrat pribadi melainkan kehendak tuhan. Tuhan yang selalu memimpikannya agar bisa mewujudkan harapan untuk memasuki negeri perjanjian. Renungkanlah dengan kesetiaan dan ketaatan serta lakukan sesuai Taurat, janjinya tergenapi.

Dalam firman tuhan itu yang kita perlukan untuk membimbing saat menjalani sebuah proses kehidupan. Harapan dan impian yang berbeda-beda tentu dimiliki oleh setiap orang, pengikutnya. Kesabaran dan kesetiaan kita yang menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan sebuah harapan yang selalu diimpikan.

Sehingga ditegaskan kepadamu untuk melakukan proses kehidupan dengan sebaik mungkin agar mendapatkan harapan yang selalu diimpikan. Jangan takut untuk melakukan proses itu, sebab Firman Tuhan yang selalu membimbing kita dalam setiap proses kehidupan kita.

Baca juga: 42 Ayat Alkitab Tentang Karakter Kristen dalam Hidup

Judul 5: Renungan Kristen Untuk Anak Muda Kristen

“Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.” (Amsal 22:15)

Kengerian mungkin menjadi kesan pertama jika melihat kehidupan anak muda di zaman sekarang. Kenakalan remaja banyak ditemui dalam bentuk free sex, narkoba, prostitusi, trafficking, pelacuran, dan sebagainya.

Pemuda pemudi Kristen patut menjadi perhatian utama dari setiap Gereja. Orang muda harus dibekali dengan Firman Tuhan supaya mempertahankan kelakuan yang bersih, sesuai dengan kehendak Bapa. Waktu luang harus bisa digunakan bagi aktivitas dan komunitas rohani.

Tujuannya adalah membina anak muda dalam perkara-perkara pembangun iman. Harus semakin dekat dengan hal-hal ibadah dan tidak menjauhkan diri dari kehidupan dalam Tuhan. Sangat disayangkan apabila mereka mengutamakan ketakutan dibenci atau tidak punya teman.

Usia muda merupakan waktu emas untuk memaksimalkan potensi serta melayani Tuhan. Paulus juga mengajarkan bahwa kita harus tetap menjadi teladan bagi orang percaya melalui kasih, tingkah laku, kesetiaan, serta kesucian dalam Kristus.

Judul 6: Renungan Motivasi Pemuda Kristen Terbaru 2022

Adanya renungan khusus pemuda dan pemudi mampu memberikan contoh syukur atas perannya dalam keluarga, tempat belajar, atau lingkungan pertemanan. Berikut referensi yang bisa dipakai untuk saat teduh setiap saat.

“Seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.” (Kidung Agung 7:5)

Suatu kali, seseorang menyampaikan gagasan dan pendapatnya mengenai bagaimana seorang perempuan bisa memikat lawan jenisnya.

Pendapat orang itu kira-kira memiliki kesimpulan berikut: “Seorang wanita dengan paras yang cantik saja akan memikat pria penggoda. Seorang wanita yang baik hati akan memikat laki-laki kekasih hati. Seorang wanita yang berkarakter mampu memikat pria sejati.”

Setidaknya, pernyataan panjang tersebut tidak sedikit menjadi pertimbangan seseorang ketika memilih pasangan hidup.

Mulanya, Kitab Kidung Agung memang berisi madah cinta antara dua sejoli yang bermadu kasih sebagai pasangan suami istri. Meskipun memiliki daya tarik yang sifatnya manusia, hal tersebut tetaplah menjadi miniatur kasih sayang dari Allah kepada umatNya.

Berlakulah prinsip-prinsip penting dan luhur dalam bentuk yang senada, salah satunya adalah kesepadanan. Seorang putri yang wataknya luhur mampu menawan atau memikat hati sang raja. Bahkan, Allah sudah menyatakan kesepadanan itu lewat penciptaanNya di Taman Eden.

Tidak heran jika seseorang yang bermutu akan mengundang pribadi lain yang juga bermutu. Terlebih di zaman yang lebih terkini dan modern, perjodohan masih menjadi hal yang patut digumuli masing-masing pemuda pemudi Kristen.

Tetapi, perlu diingat bahwa kesepadanan merupakan prinsip penting dalam memilih sosok paling tepat. Dimulai dari diri sendiri sampai berpengaruh kepada calon pasangan kita. Pembawaan, kematangan, dan keluhuran terdalam dari diri merupakan persiapan khusus saat Tuhan mempertemukan pada waktuNya.

Marilah kita senantiasa memperbaiki diri sebagai pemuda pemudi yang menyandarkan dan mendewasakan hidup bersama Allah.

Baca juga: 22 Ayat Alkitab Tentang Percaya Diri

Di dalam kehidupan Kristiani, peran pemuda dan pemudi sangat diperhitungkan. Berbagai macam kegiatan beragama berupa pelayanan, doa syafaat, worship leader, singer, pengedar persembahan nyatanya juga dipercayakan kepada mereka.

Semakin hari, Kristus senantiasa mendidik pemuda pemudi untuk terus bertumbuh menjadi anggota Gereja yang baik. Jika mereka mau percaya akan Kristus, itu artinya ada motivasi besar untuk ambil bagian dalam pelayanan.

Pemuda-pemudi memegang peran sangat penting demi kesuksesan masa depan. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, keluarga, atau negara, tetapi juga bagi agamanya. Tuhan Yesus memberikan pelajaran berharga supaya anak muda mau berusaha sukses.

Memahami makna renungan harian kristen untuk anak muda tersebut, semoga mampu memberikan inspirasi besar dalam hidup. Dengan demikian, sebagai generasi penerus bangsa bisa membawa kemanfaatan besar untuk dirinya, orang sekitar, bangsa, dan agama.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!