43 Ayat Alkitab Tentang Marah & Mengendalikan Diri dari Amarah

Kristenly.com – Dalam kehidupan ini, manusia sering berhadapan dengan berbagai macam emosi dalam dirinya. Salah satunya adalah yang sulit dikendalikan yakni saat mengalami momen penuh amarah. Agar dapat mengendalikannya, simaklah ayat Alkitab tentang marah.

Marah merupakan ekspresi yang dikeluarkan seseorang ketika keadaan tidak sesuai dengan yang menjadi harapan selama ini. Sikap marah bagian dari emosi yang universal, artinya semua orang pasti pernah dalam posisi tersebut.

Setiap orang memiliki hak untuk marah. Dengan demikian, setiap orang dapat meluapkan amarahnya, tetapi masih dalam batas yang wajar. Batasan luapan emosi adalah ketika tidak menggunakan kekerasan dan sikapnya masih bisa dalam mengendalikannya.

Luapan amarah yang tidak dapat mengendalikannya akan sangat merugikan manusia, dampak dari sikap marah yang keluar dari batasnya adalah akan muncul rasa cemas pada diri sendiri serta dapat merusak hubungannya dengan orang lain.

Baca juga: 21 Ayat Alkitab Tentang Berbohong, Kebohongan atau Berdusta

Daftar Ayat Alkitab Tentang Marah

ilustrasi ekspresi orang marah
ilustrasi ekspresi orang marah, sumber gambar: pexels.com

Amarah dapat muncul tanpa menginginkannya dan terkadang juga sulit untuk mengendalikannya, rasa marah boleh diekspresikan namun tetap harus mampu menjaga batasan wajar agar tidak cemas dan terhindar dari stress. Dalam agama Kristen terdapat ayat Alkitab tentang marah seperti berikut ini.

  1. Amsal 19:19 : “Orang yang sangat cepat marah akan kena denda, karena jika engkau hendak menolongnya, engkau hanya menambah marahnya.”
  2. Amsal 27:3 : “Batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.”
  3. Mazmur 37:8 : “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.”
  4. Amsal 12:16 : “Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.”
  5. Yakobus 1:20 : “sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.”
  6. Amsal 22:24 : “Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah.”
  7. Pengkhotbah 7:9 : “Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.”
  8. Amsal 15:18 : “Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.”
  9. Kejadian 4:6‭-‬7 : “Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
  10. Amsal 14:17 : “Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.”
  11. Amsal 16:32 : “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”
  12. Amsal 30:33 : “Sebab, kalau susu ditekan, mentega dihasilkan, dan kalau hidung ditekan, darah keluar, dan kalau kemarahan ditekan, pertengkaran timbul.”
  13. Amsal 19:11 : “Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.”
  14. Efesus 4:26‭-‬27 : “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.”
  15. Amsal 14:29 : “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.”
  16. Amsal 25:28 : “Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.”
  17. Mazmur 103:8 : “Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”
  18. Amsal 29:8 : “Pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang bijak meredakan amarah.”
  19. Galatia 5:20‭-‬21 : “penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”
  20. Yakobus 1:19‭-‬20 : “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.”
  21. Efesus 4:31‭-‬32 : “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”
  22. Matius 5:22 : “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.”
  23. Kolose 3:8 : “Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.”
  24. Amsal 29:11 : “Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya.”
  25. Titus 1:7 : “Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah.”
  26. Amsal 21:19 : “Lebih baik tinggal di padang gurun daripada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.”
  27. Pengkhotbah 3:8 : “Ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.”
  28. Amsal 15:1 : “Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.”
  29. Roma 12:17 : “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!.”
  30. Roma 12:19 : “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.”
Baca juga: 3 Ayat Alkitab Tentang Ingkar Janji

Ayat Alkitab Tentang Menahan diri dari Amarah

ilustrasi orang menahan diri dari amarah
ilustrasi orang menahan diri dari amarah, sumber gambar: pexels.com

Di dunia ini, tidak ada yang dapat disombongkan karena semuanya merupakan titipan Allah, hal ini pun harus disadari oleh seluruh umat manusia dengan memahami apa saja ayat Alkitab tentang menahan diri dari amarah berikut ini.

  1. Amsal 19:11 : “Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.”
  2. Amsal 16:32 : “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”
  3. 2 Korintus 11:1 : “Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!”
  4. Pengkhotbah 7:8 : “Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati.”
  5. 1 Korintus 4:12 : “kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;”
  6. 2 Korintus 11:19 : “Sebab kamu suka sabar terhadap orang bodoh, karena kamu begitu bijaksana:”
  7. Ibrani 6:15 : “Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.”
  8. 1 Korintus 13:7 : “Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”
  9. Efesus 4:2 : “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”
  10. Ayub 20:2 : “Oleh sebab itulah pikiran-pikiranku mendorong aku menjawab, karena hatiku tidak sabar lagi.”
  11. Mazmur 86:15 : “Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.”
  12. Mazmur 103:8 : “Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”
  13. Pengkhotbah 10:4 : “Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar.”
Baca juga: 7 Ayat Alkitab tentang Jangan Mengambil Hak Orang Lain

Meskipun marah sikap yang umum, tetapi tetap harus mampu menjaganya. Dengan mengendalikan amarah, hidup seseorang akan menjadi mudah dan jauh dari stres serta orang lain akan merasa nyaman ketika berdekatan.

Dengan memahami pembahasan mengenai ayat Alkitab tentang marah dari Kristenly diatas, semoga kita senantiasa bisa mengendalikan amarah. Tidak mudah marah pada hal-hal yang sepele dan selalu sabar dalam menghadapi sulitnya kehidupan. Serta, lebih baik mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!