6 Renungan Kristen Tentang Pasangan Hidup dan Jodoh

Renungan kristen tentang pasangan hidup dan jodoh terbaru dan terbaik 2022 – Setiap makhluk hidup dan juga segala hal di dunia ini mempunyai pasangan. Tidak terkecuali, seorang manusia. Sebagai bentuk kasih Tuhan kepada umat-Nya, bisa mempunyai jodoh untuk menjalani kehidupan bersama.

Pasangan hidup yang telah Tuhan Yesus siapkan merupakan sebuah pilihan terbaik. Maka dari itu, kita harus mampu mensyukurinya sebagai berkat serta karunia. Dengan demikian, dapat menjalankan kehidupan berpasangan secara bahagia.

Hidup berpasangan bersama jodoh dunia dan akhirat merupakan hal paling dinantikan manusia. Berbagai rintangan dalam kehidupan rumah tangga selalu membuat pasangan semakin dewasa, bijaksana, dan tidak mudah goyah.

Kekuatan kepercayaan bersama mampu membuat pasangan bisa bertahan di tengah guncangan badai. Ketika menemukan masalah, jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yesus. Selain itu, selalu perlakukan suami atau isteri sebaik-baiknya.

Mendapatkan belahan jiwa yang bisa menguatkan dan menjadi penolong dalam kesukaran adalah impian sebagian besar orang. Namun, memilih pasangan hidup yang tepat tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Kita membutuhkan renungan Kristen tentang pasangan hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan sebelum memutuskan untuk menikah. Sebab, pernikahan di dalam Kristen hanya boleh dilakukan satu kali dan saat kita memilih pasangan yang salah maka bisa jadi pernikahan tersebut menjadi neraka dunia.

Pasangan hidup yang benar adalah pasangan yang seiman dan seimbang. Penilaian terhadap pasangan hidup sebaiknya tidak hanya dari penampilan luar saja tetapi yang lebih penting adalah karakternya. Sebab seiring berjalannya waktu, hal yang membuat kita bertahan terhadap seseorang adalah karakternya.

Baca juga: 10 Ayat Alkitab tentang Jodoh Pasti Bertemu Dari Tuhan

Renungan Kristen Tentang Pasangan Hidup Terbaru 2022

ilustrasi pasangan bahagia
ilustrasi pasangan bahagia, sumber gambar: pexels.com

Menjalani kehidupan akan semakin bahagia dan lengkap ketika sudah memiliki pasangan. Ketika sudah hidup bersama belahan jiwa, maka harus selalu menjaganya sebagai bentuk rasa syukur. Baca dan pahami renungan kristen tentang pasangan hidup dan jodoh berikut ini.

Judul 1: Jodoh Di Tangan Tuhan

Setiap dari kita diciptakan berpasang-pasangan. Tentu saja, untuk mendapatkan pasangan harus disesuaikan dengan visi misi kehidupan yang akan dijalani. Hal ini dilakukan agar nantinya bisa sejalan dalam menapaki kehidupan. Namun, ketika memang belum dipertemukan dengan pasangan hidup atau jodoh, tidak usah murung. Sebab, jodoh sendiri sudah tertulis dan memang akan dipertemukan pada waktu yang tepat.

Namun tentu saja, meskipun jodoh sudah diatur oleh Tuhan, tapi jangan sampai kita pasrah. Harus tetap berjuang untuk segera dipertemukan dengan pasangan hidup. Salah satu cara paling ampuh untuk dipertemukan dengan jodoh adalah dengan berdoa. Seperti yang kita ketahui bersama, doa memiliki kekuatan yang besar. Oleh sebab itu, orang-orang banyak berdoa untuk bisa mendapatkan sesuatu yang diharapkannya.

Ketika sudah dipertemukan dengan pasangan hidup, maka satu hal yang harus dijalani adalah setia. Apalagi jika sudah ke tahap pernikahan, dan mempunyai anak. Tentu perceraian harus bisa dihindarkan, karena merupakan perbuatan yang buruk. Setia memang sangat mahal harganya. Jika sudah ingkar, maka pasangan akan sulit lagi untuk percaya.

Berbagai kisah tentang keajaiban dari doa bisa ditemukan di dalam Alkitab. Hal ini membuat umat Kristen semakin yakin bahwa apapun keinginan dan harapan, jika terus berdoa secara ikhlas, maka keinginan dan harapan tersebut bisa terkabul. Begitu pula perihal jodoh, jika terus didoakan, maka akan diberikan jalan untuk bisa menemukannya.

Dalam kejadian 24:4 disebutkan “ … engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi ishak, anakku.”
Tuhan telah mengatur semuanya untuk berpasang-pasangan. Namun, waktu setiap orang untuk menemukan pasangannya tidaklah sama. Ada yang memang cepat menemukan, ada juga yang memang perlu menghabiskan banyak waktu. Meskipun begitu, kita harus percaya, bahwa Tuhan sudah mempersiapkan yang terbaik.

Baca juga: 10+ Doa Minta Jodoh Kristen Dijamin Terkabul Untuk Jomblo

Judul 2: Memilih Pasangan yang Tepat

Memilih pasangan memang tidak bisa sembarangan, karena memiliki jangka waktu yang sangat panjang. Pilihlah pasangan yang memang taat kepada Tuhan dan mampu saling memberi kebahagiaan.

Sebenarnya, akan lebih baik ketika sudah menemukan pasangan hidup dan mengenalnya dengan baik, maka bisa langsung ke tahap pernikahan saja. Hal ini dilakukan untuk memperkecil peluang adanya hal-hal menyimpang. Dalam 1 Korintus 7:2 berbunyi “Tetapi, mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.”

Dalam ayat tersebut sudah jelas bahwa memang untuk menghindari dari bahaya, maka pernikahan bisa menjadi solusi. Pernikahan sendiri tidak hanya melibatkan dua orang saja, tetapi juga 2 keluarga. Sehingga, untuk melangkah ke jenjang pernikahan perlu melakukan perencanaan yang matang.

Dalam memilih pasangan yang akan dinikahi pun tidak bisa sembarangan begitu saja. Seiman merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diketahui dan dipahami. Dalam 2 Korintus 6:14 dijelaskan bahwa “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang bisa bersatu dengan gelap?”

Setiap laki-laki atau perempuan tentu memiliki kriteria yang berbeda dalam menentukan pasangan hidup. Ketika memilih pasangan hidup sendiri tentunya tidak boleh hanya didasarkan pada dorongan lahiriah semata (memandang fisik). Hal ini dikarenakan apa yang tampak secara kasat mata itu bukanlah ukuran, karena bisa menipu.

Kriteria yang bisa ditentukan untuk memilih pasangan adalah dia yang takut dan taat kepada Tuhan. Biasanya yang takut kepada Tuhan akan memberikan ibadah terbaiknya. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan rumah tangga kelak. Di mana dia akan memperlakukan suami atau istrinya sebaik mungkin sesuai dengan ajaran Alkitab.

Selain itu, kecakapan merupakan salah satu kriteria yang harus dimiliki. Cakap di sini bukan hanya tentang fisik saja, tapi bagaimana dia bisa bekerja sama dalam membangun kehidupan rumah tangga. Jangan sampai memilih pasangan hidup yang senangnya bermalas-malasan. Hal ini tidak hanya berlaku untuk wanita saja, tetapi juga lelaki. Akan lebih baik jika keduanya bisa saling membantu dalam mengurus rumah tangga.

Judul 3: Harus Seimbang

Sebenarnya ini bukan kriteria khusus yang diharuskan bagi umat Kristen saja, sebab masyarakat umum pun juga menganut paham yang sama. Seimbang bukan masalah materi. Orang bisa saja sama-sama kaya tetapi tidak seimbang dan akhirnya tidak cocok. Seimbang bisa berupa kesetaraan dalam visi dan misi, tujuan hidup, prinsip, pendidikan dan masih banyak lagi.

Memiliki pasangan yang seimbang tidak akan memberatkan saat menjalani bahtera rumah tangga. Sebab saat berumah tangga permasalahan yang harus dihadapi menjadi lebih kompleks dibandingkan ketika lajang. Maka, jika hanya satu yang kuat, sedangkan yang lain tidak bisa mengimbangi, maka pasti akan terasa melelahkan dan menimbulkan konflik yang tak berkesudahan.

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Relationship

Judul 4: Dewasa Rohani

Rajin ke gereja maupun dalam pelayanan pekerjaan Tuhan belum menjamin seseorang dewasa dalam kerohaniannya. Kita seharusnya tidak silau dengan hal yang tidak esensi semacam ini. Kedewasaan seseorang bisa kita lihat dari cara dia memperlakukan orang lain, caranya mengutamakan Tuhan dalam segala hal, serta prinsip kekristenan yang dipegang dengan kuat.

Untuk apa memiliki pasangan yang rajin ke gereja namun tidak mengasihi orang tuanya? Untuk apa memilih pasangan yang terkenal sebagai pelayan mimbar dengan kemampuan bermusik yang keren serta suara yang bagus saat memuji Tuhan, tetapi dia tidak bisa mengelola emosi dengan baik? Ketika seseorang mengasihi Kristus, maka gambaran Kristus yang sejati pasti ada di dalam dirinya.

Judul 5: Tempat yang Tepat

Jika Anda percaya bahwa jodoh diatur dan ditentukan Tuhan, maka kita seharusnya juga yakin bahwa Tuhan tidak akan mempertemukan kita dengan jodoh di tempat sembarangan. Kita adalah manusia yang bisa salah, maka untuk menghindari saat kita memilih berdasarkan kemampuan pikir kita saja, ada baiknya kita memilih di tempat yang seharusnya.

Gereja, persekutuan doa, organisasi Kristen dan tempat dengan aura positif lainnya bisa memperkecil kemungkinan kita bertemu dengan orang yang salah. Namun, di atas semua itu, kita juga harus tetap membawa masalah pasangan hidup ke hadapan Tuhan.

Baca juga: 10+ Doa Kristen Untuk Pacar Agar Setia

Judul 6: Renungan Singkat Tentang Pasangan Hidup

Saat kita sudah menemukan sosok yang kita cintai dan sepertinya sudah memenuhi semua kriteria kita, bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa sosok tersebut adalah dari Tuhan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentunya kita harus sering bergaul karib dengan Tuhan dan memahami hatiNya.

Ketika memutuskan untuk memiliki pasangan hidup, seseorang harus mempertimbangkannya dengan matang. Alasan kesepian, dikejar usia dan tekanan dari orang luar seharusnya bukan menjadi alasan seseorang menikah. Pasangan yang akan menikah harus sudah selesai dengan diri mereka sendiri terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa bersatu. Dengan demikian, jalan rumah tangga menjadi tidak begitu sulit karena keduanya bisa sama-sama menguatkan.

Satu prinsip dasar yang harus dimengerti ketika akan memilih pasangan hidup adalah Firman Tuhan. Seseorang yang mencintai Tuhan pasti akan mencintai pasangannya dengan sepenuh hati. Segala hal duniawi, termasuk materi, tingkat kecerdasan, penampilan fisik memang penting tetapi bukan yang utama.

Kita tidak boleh terjebak dengan standar ideal yang ditetapkan oleh dunia, melainkan melalui renungan Kristen tentang pasangan hidup. Sebab, pasangan yang dipilihkan Tuhan untuk kita pasti adalah yang terbaik.

Baca juga: 37 Ayat Alkitab Tentang Pasangan Hidup dari Tuhan

Mempunyai pasangan sehidup semati memang merupakan sebuah keberkatan dari Tuhan Yesus. Sebagai bentuk rasa syukur, maka perlu menjaga hubungan selalu harmonis. Selain itu, jangan lupa untuk berdoa atas kebahagiaan selamanya.

Dengan memahami renungan kristen tentang pasangan hidup dan jodoh terbaru 2022, semoga semua umat Kristen mampu menjaga karunia besar dari Tuhan ini. Selain itu, dapat memberikan ketenangan ketika menghadapi segala masalah sehingga lebih dewasa serta bahagia.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!