15 Ayat Alkitab Tentang Masa Lalu, Untuk Bantu Move On

Kristenly.com – Waktu terus berjalan menuju ke depan, manusia tidak mempunyai kekuatan apapun untuk menghentikannya. Meskipun masa lalu penuh kenangan pahit, sebaiknya selalu mengambil hikmahnya. Ini tercantum dalam ayat Alkitab tentang masa lalu.

Setiap orang mempunyai masa lalu yang berbeda-beda, semuanya memiliki kesan masing-masing sehingga bisa mengambil hikmah berharga. Kelamnya kisah waktu dulu, bukan untuk menjadi bahan olok-olokan atau diskriminasi.

Ada juga orang yang mempunyai kisah masa lalu penuh kebahagiaan, ia selalu mampu membawa dirinya terus berada dalam jalan kebenaran serta mampu menjadi sumber bahagia orang-orang di sekitarnya. Hal tersebut, patut menjadi bentuk syukur kepada Tuhan Yesus.

Dosa-dosa masa lalu penuh perbuatan buruk, selalu Tuhan Yesus limpahkan ampunan kepada hamba-Nya yang mau bertobat. Sang Bapa memberikan firman lewat Alkitab dengan memberikan lembaran baru kepada kita supaya mampu memperbaiki hidup.

Baca juga:

Ayat Alkitab Tentang Masa Lalu

ilustrasi memikirkan masa lalu
ilustrasi memikirkan masa lalu, sumber gambar: pexels.com

Setiap manusia mempunyai hak untuk berusaha demi kehidupan mendatang lebih baik, momen kelam waktu dulu bukan untuk saling mengejek satu sama lainnya. Berikut adalah ayat Alkitab tentang masa lalu sebagai perenungan supaya menyongsong kehidupan baru secara penuh harapan.

  1. Galatia 2:20-22 : “namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.”
  2. Galatia 2:19-20 : “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
  3. 1 Yohanes 1:9 : “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
  4. Yesaya 43:18-19 : “firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
  5. 2 Korintus 5:17 : “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
  6. Filipi 3:13-14 : “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”
  7. Lukas 9:62 : “Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”
  8. Kisah Para Rasul 2:38 : “Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.”
  9. Ulangan 4:9 : “Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu.”
  10. Filipi 3:7-8 : “Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.”
  11. Kolose 3:9 : “Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,”
  12. Roma 6:6 : “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”
  13. Zakharia 1:4 : “Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang dahulu telah menyerukan, demikian: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN.”
  14. Efesus 4:20-24 : “Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”
  15. Efesus 4:17-19 : “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.”

Baca juga:


Kisah hidup manusia sepenuhnya berada pada tangan Tuhan, tidak ada yang bisa merubah takdir masa lalu bahkan masa depan. Dengan demikian, bukan hak kita untuk menghakimi kehidupan kelam orang lainnya.

Lewat ayat Alkitab tentang masa lalu, semoga mampu membuka mata batin umat percaya sehingga tidak merasa terbebani dengan kisah kelam. Kehidupan mendatang tentu harus menjadi fokus utama saat ini sehingga memberikan rasa penuh percaya akan takdir baik Tuhan Yesus.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah seorang penulis renungan, Ayat Alkitab, doa kristen, dan pembicara yang bersemangat mencurahkan isi hatinya dan mengarahkan para umat Kristiani dari segala usia kembali kepada Yesus.

error: Konten dilindungi !!